IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Upaya DKPP Kota Mojokerto dalam Pengendalian Inflasi, Operasi Pasar Murah hingga Gerakan Menanam Padi

Avatar of Jurnalis : Erix - Editor : Yunan
Gerakan tanam padi untuk petani menjadi alternatif cara pengendalian inflasi di Kota Mojokerto. (Erik/KabarTerdepan.com)
Gerakan tanam padi untuk petani menjadi alternatif cara pengendalian inflasi di Kota Mojokerto. (Erik/KabarTerdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto memiliki beberapa cara dalam pengendalian inflasi. Yakni melalui operasi pasar murah dan Gerakan menanam padi.

Hal tu disampaikan PLT Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani, Rabu (27/9/2023). Menurutnya, untuk rencana jangka pendek, Pemkot Mojokerto telah melakukan kerjasama dengan Bulog dan Dinas Koperasi, Usaha kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto serta Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan menggelar operasi pasar murah. Lokasinya berada di pasar tradisional dan di semua kelurahan di Kota Mojokerto.

Responsive Images

Sedangkan untuk rencana jangka Panjang, DKPP Kota Mojokerto menekankan program menanam padi untuk para petani. Meskipun saat ini musim kemarau, namun itu tidak menjadi soal mengingat wilayah Kota Mojokerto dikelilingi 7 sungai yang membuat pasokan air ke sawah menjadi tercukupi.

“Ya tidak ada masalah kalu petani di Kota Mojokerto menanam padi di musim kemarau ini, dikarenakan sawah di Kota Mojokerto wilayah sawah irigasi dan dikelilingi oleh 7 sungai jadi pasokan air untuk pertanian dapat dijamin,” ujar Hekamarta, Rabu (27/09/2023).

Untuk program tanam padi di musim kemarau, lanjut Hekamarta, ia merekomendasikan pemilihan jenis padi Inpari 32 yang bisa dipanen dalam waktu 4 bulan. Dengan demikian dalam satu tahun setidaknya para petani bisa panen sebanyak dua kali.

“Ini Diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras dan menjaga ketahanan pangan Kota Mojokerto. selain itu masyarakat juga harus bisa memanfaatkan lahan kosong di pekarangannya untuk menanam tanaman yang bisa bermanfaat secara ekonomi,” tegas Hakamarta. (erik)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Responsive Images

Tinggalkan komentar