UNY Tidak Serius, Rekan Perdana Arie Siap Jadi Saksi di Persidangan

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Koordinator Bidang Sosial Politik BEM KM UNY Dani Egison usai mendampingi persidangan rekanya Perdana Arie di Pengadilan Negeri Sleman, Rabu (10/12/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)
Koordinator Bidang Sosial Politik BEM KM UNY Dani Egison usai mendampingi persidangan rekanya Perdana Arie di Pengadilan Negeri Sleman, Rabu (10/12/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Rekan-rekan Perdana Arie Veriasa, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang terdakwa pembakaran tenda polisi di Mapolda DIY saat demonstrasi Agustus lalu terus mengawal proses hukum.

Hal tersebut tampak dari sejumlah mahasiswa yang hadir baik dari UNY tempat Perdana Arie berkuliah, sejumlah mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dak aktivis dari Aliansi Jogja Memanggil.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM KM UNY Dani Egison menyampaikan kedatangannya bersama dengan sejumlah rekan Perdana Arie untuk memberikan dukungan moril.

Mengingat agenda persidangan baru pembacaan dakwaan, pihaknya belum ingin berkomentar banyak.

“Mungkin sidang hari ini kami tidak tahu banyak informasi, karena baru pembacaan dakwaan,” katanya saat diwawancarai wartawan

“Mungkin sidang berikutnya dengan menghadirkan lebih banyak saksi dan proses alat bukti penangkapan Arie apakah sudah prosedural kami bisa jelaskan,” imbubnya.

Pihaknya menyampaikan bahwa sebelumnya telah mendatangi rektorat untuk bisa berbicara langsung dengan pimpinan kampus terkait upaya pendampingan hukum kepada Perdana Arie.

Humas UNY

Kendati begitu, langkah tersebut nyatanya tidak sesuai harapan. “Itu yang sangat disayangkan, pihak kampus tidak serius mendampingi kasusnya Mas Perdana Arie kita sudah sekali audiensi itu pun bukan pimpinan langsung, tapi kepada Humas UNY,” katanya.

Bahkan pertemuan dengan Humas tersebut disebutnya tidak ada tindak lanjut.

Pihaknya berharap supaya proses hukum terus berjalan dengan adil. Pihaknya menyampaikan dahwaan yang diberikan belum terbukti secara pasti.

Pihaknya juga mengatakan siap bila diminta menjadi saksi. Kendati begitu, Egi menyampaikan belum ada pembicaraan ke arah tersebut. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page