
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tim PPKM-PMM atau Pengabdian Masyarakat divisi Digital Marketing memberikan mentoring kepada sejumlah UMKM di Desa Kemantren. Mentoring ini dilakukan dalam upaya pengembangan secara tindak lanjut jangka panjang, mengenai pengoperasian website UMKM agar dapat menambahkan sebuah foto produk, deskripsi produk, rincian harga hingga penataan layout pada website tersebut.
Tahapan mentoring ini dilakukan secara berulang-ulang output dari pelatihan Digital Marketing yang sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan pemasaran produk UMKM melalui platform digital.
Salah satu inovasi terbaru yang hadir adalah penjualan sayuran melalui platform website yang dapat diakses dengan mudah oleh konsumen di seluruh Indonesia.
“Sekarang sudah ada kebun sayuran untuk dipanen, kemudian dibudidayakan untuk penjualan di website itu,” ujar Anita salah satu pelaku UMKM, Sabtu, (11/1/2025).
Platform ini memungkinkan pelanggan untuk membeli sayuran segar langsung dari petani lokal, dengan kualitas yang terjamin dan harga yang bersaing. Pengguna hanya perlu mengakses website, memilih produk sayuran yang diinginkan, dan melakukan pemesanan secara online. Sayuran akan langsung dikirimkan ke alamat yang diinginkan dengan pengiriman cepat.
“Melalui platform ini, kami ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan dalam berbelanja sayuran segar, tanpa harus keluar rumah. Selain itu, ini juga membantu para petani lokal untuk lebih mudah menjangkau konsumen,” ujar Yosi perwakilan Tim Digital Marketing.
Banyak dari usaha yang dilakukan mentoring berupa makanan, minuman, atau jasa seperti rias pengantin dan lain-lain.
Melihat potensi besar di UMKM desa ini yang masih menggunakan cara tradisional dalam memasarkan produk. Dengan pengajaran pembuatan website, kami dapat membantu mereka untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. (Tantri*)
