
Kota Mojokerto, Kabar Terdepan.com – Universal Health Coverage (UHC) di wilayah Mojokerto Raya terus menunjukkan perkembangan positif dan hampir mencapai cakupan menyeluruh. Hingga awal 2026, baik Kota maupun Kabupaten Mojokerto mencatatkan persentase kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tinggi, sehingga keduanya berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage dengan kategori yang berbeda.
Pemkab Jember Raih UHC Awards 2026 Kategori Madya, Komitmen Jamin Akses Kesehatan Warga
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari, menjelaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan representasi nyata peran negara dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak.
Menurutnya, dukungan aktif pemerintah daerah dalam mendaftarkan serta menjamin kepesertaan warganya menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan kesehatan secara merata. Terlebih, peserta JKN segmen PBPU BP Pemda dapat langsung menikmati manfaat karena iuran mereka sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
UHC Jadi Bukti Komitmen Pemda Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga
Berdasarkan catatan BPJS Kesehatan per 1 Januari 2026, Kota Mojokerto berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN sebesar 99,71 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 95,20 persen.
Atas pencapaian tersebut, Kota Mojokerto berhak memperoleh Universal Health Coverage Awards kategori Utama.
Di sisi lain, Kabupaten Mojokerto mencatatkan angka kepesertaan JKN sebesar 99,47 persen dari jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta berada di angka 82,99 persen. Hasil ini menempatkan Kabupaten Mojokerto pada kategori Pratama dalam Universal Health Coverage  Awards.
Elke menegaskan, keberhasilan Mojokerto Raya meraih Universal Health Coverage tidak semata-mata soal tingginya angka kepesertaan.
“Melainkan juga mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,”pungkasnya. (Andy)
