
Kota Bekasi, Kabarterdepan.com – Ratusan massa ormas Pemuda Batak Bersatu ( PBB ) menggeruduk Kantor Wali Kota Bekasi untuk menuntut Oknum ASN Disparbud, Ir Hj Masriwati yang melarang tentangganya beribadah dipecat, Selasa (24/9/2024) pagi.
Ketua PBB, Lambok F. Sihombing mengatakan, tidak ada larangan bagi masyarakat di mana pun untuk berdoa dan memuliakan Tuhannya. Pihaknya ingin Bekasi ini bersih dari orang-orang yang intoleran.
“Tolong Pemerintah Kota Bekasi melakukan pemeriksaan kepada seluruh ASN yang memiliki ikatan dengan kaum-kaum intoleran, radikalime. Kota Bekasi harus bersih, sepakat ya?,” tanya Lambok Sihombing dari atas mobil komando yang dijawab serentak, sepakat.
Lambok menegaskan, orang yang melakukan intoleransi adalah pengkhianat, apalagi ASN, uang rakyat yang menggaji dia. Tidak ada tawar-menawar, pecat.
Tuntutan Massa PBB
“Kalau tidak dipecat, kami turun lebih banyak. Kemarin, ada yang menyampaikan ke saya untuk mengurangi massa, saya ikutin, kita kurangi saat ini. Tetapi, kalau tidak dipecat, kita lebih ramai lagi,” orasi Lambok.
Lebih lanjut, Lambok menuturkan, kehadiran beberapa massa PBB di sini untuk mewujudkan Kota Bekasi yang damai, kota yang toleransi. Pihaknya ingin tidak ada praktik-praktik intoleransi.
“Kami sayangkan, ada pejabat Kota Bekasi, ini tidak tanggung-tanggung, ke mana wajahnya Kota Bekasi, pelakunya pejabat eselon 3, seorang Kabid, saya harap, Pemerintah Kota Bekasi tegas, tidak ada tempat bagi ASN yang intoleran,” jelas Lambok.
Menurut Lambok, ASN itu lupa, puluhan tahun makan uang rakyat, pihaknya melihat rumahnya mewah. Itu tolong diperiksa. Dirinya akan menyampaikan ini ke Kemendagri, ada oknum ASN.
“Saya tidak tahu, apakah Pemkot Bekasi melakukan pembinaan kepada pegawai-pegawainya? Tidak ada ruang untuk yang intoleransi, karena ia memberikan makan kepada anaknya dari uang rakyat. Pajak kawan-kawan sekalian yang menghidupinya,” pungkas Lambok.
Perlu diketahui, sekitar 500 massa PBB melakukan aksi damai solidaritas toleransi di depan Kantor Wali Kota Bekasi. 10 orang perwakilan ormas massa PBB pun diterima langsung oleh Pj Wali Kota Bekasi untuk melakukan audiensi. (*)
