Truk Damkar Tersangkut di Gapura 17 Agustus Saat Padamkan Kebakaran di Pungging Mojokerto

Avatar of Redaksi
Truk Damkar saat tersangkut di gapura kemerdekaan di Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Minggu (4/8/2025) sore (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Truk Damkar saat tersangkut di gapura kemerdekaan di Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Minggu (4/8/2025) sore (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi heroik petugas pemadam kebakaran di Mojokerto nyaris terhambat oleh gapura perayaan kemerdekaan. Sebuah truk Damkar milik BPBD Kabupaten Mojokerto tersangkut di bagian atas gapura bambu saat hendak memadamkan kebakaran lahan yang mengancam permukiman warga di Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Minggu (4/8/2025) sore.

Peristiwa unik sekaligus menegangkan ini terjadi saat tim Damkar Pos 2 BPBD Mojokerto bergegas menuju lokasi kebakaran usai menerima laporan dari warga.

“Awalnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kebakaran lahan yang mendekati pemukiman,” ujar Ahmad Yani, Komandan Regu Damkar Pos 2, saat dikonfirmasi.

Namun, dalam perjalanan, mobil pemadam dihadang oleh gapura bambu perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang dibangun melintang rendah di tengah akses jalan. Petugas sempat berupaya membongkar secara manual, namun gagal karena struktur bambu tertanam cukup dalam dan kokoh.

“Kesulitannya tadi, akses jalan banyak dipasang gapura bambu yang rendah. Kami coba bongkar tapi tidak bisa,” jelas Ahmad Yani.

Dengan kondisi api yang terus mendekat ke permukiman, tim akhirnya mengambil keputusan berisiko: menerobos gapura agar bisa segera menjangkau titik api. Akibatnya, bagian atas truk tersangkut pada rangka gapura, tepat di area lampu sirine.

“Mobil kita tersangkut di bagian lampu sirine atas. Tapi warga sudah memahami situasi darurat ini, dan kami juga sudah menyampaikan permohonan maaf ke perangkat desa,” tambahnya.

Setelah berhasil melewati rintangan tersebut, dua unit mobil pemadam langsung diterjunkan untuk memadamkan api. Berkat kerja sama antara petugas dan warga, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.

“30 menit yang lalu api akhirnya berhasil dipadamkan,” pungkas Ahmad Yani.

Responsive Images

You cannot copy content of this page