Diduga Kurang Jaga Jarak, Truk Boks Tabrak Kendaraan Berhenti dan Renggut Nyawa Sopir

Avatar of Redaksi
kendatraan Truk Boks
Petugas dari Polsek Balongbendo bersama tim medis melakukan proses evakuasi korban dan kendaraan guna mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi. (Azies)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Arus lalu lintas di Jalan Raya By Pass Balongbendo mendadak tersendat setelah dua kendaraan berat terlibat kecelakaan hebat pada Kamis (19/2/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu merenggut nyawa seorang pengemudi truk boks di lokasi kejadian.

Peristiwa berlangsung tepat di depan Exit Tol Krian–Gresik, Desa Balongbendo, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Truk boks bernopol L 8606 BF yang melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto menghantam bagian belakang dump truk bernopol H 8258 OW yang saat itu berada di lajur kiri jalan.

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistyono, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi truk boks tidak dapat mengendalikan laju kendaraan ketika mendekati lokasi exit tol.

“Diduga pengemudi truk boks kurang menjaga jarak aman sehingga saat mendapati dump truk berhenti di lajur kiri, kendaraan tidak sempat menghindar dan langsung menabrak dari belakang,” terang Sugeng.

Benturan keras membuat kabin depan truk boks ringsek parah. Pengemudi truk boks mengalami luka berat akibat terjepit dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Korban pengemudi meninggal dunia di lokasi. Untuk penumpangnya mengalami luka ringan dan sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” tambahnya.

WhatsApp Image 2026 02 19 at 12.47.47 PM

Identitas Penumpang Truk Boks

Penumpang truk boks diketahui bernama M. Djulni Aris (25), warga Surabaya. Ia mengalami luka lecet di bagian wajah dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke RSU Anwar Medika Balongbendo.

Sementara itu, pengemudi dump truk, Subakir (54), warga Kabupaten Tuban, dilaporkan selamat tanpa luka. Kendaraannya hanya mengalami kerusakan pada bagian belakang akibat benturan.

Petugas dari Polsek Balongbendo bersama tim medis segera melakukan proses evakuasi korban dan kendaraan guna mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp10 juta,” pungkasnya. (Azies)

Responsive Images

You cannot copy content of this page