Trans Jatim Koridor 8 Resmi Jalan 20 November 2025, Tarif Gratis Seminggu

Avatar of Jurnalis: Husni
Kepala Dishub Jatim Nyono memastikan Trans Jatim koridor 8 akan segera beroperasi. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)
Kepala Dishub Jatim Nyono memastikan Trans Jatim koridor 8 akan segera beroperasi. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan persiapan jelang peluncuran Trans Jatim koridor 8 pada 20 November 2025 mendatang.

Tantangan terbesar yang dihadapi yakni adanya penolakan dari sebagian besar sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Malang. Penolakan ini muncul lantaran adanya kekhawatiran kehadiran Trans Jatim koridor 8 dapat mengganggu mata pencaharian mereka.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, membantah adanya penolakan dari para sopir angkot, menurutnya mereka hanya meminta agar ada penyesuaian rute antara Trans Jatim dengan Angkot. Hal ini penting agar kedua mode transportasi tersebut tidak saling bergesekan dan dapat berjalan beriringan.

“Kalau dibilang menolak, sebenarnya tidak. Intinya teman-teman sopir hanya ingin ada pengalihan jalur untuk angkot mereka. Mereka ingin Trans Jatim tidak masuk terminal Arjosari karena disana basisnya layanan angkot,” jelas Nyono, Jumat (14/11/2025).

Trans Jatim Koridor 8 di Terminal Hamid Rusdi

Dirinya menambahkan Dishub Jatim bertujuan untuk merangkul semua mode transportasi agar mereka yang menggantungkan hidup dari sektor ini tidak merasa tersingkirkan. Oleh sebab itu nantinya saat beroperasi Trans Jatim menempati Terminal Tipe B Hamid Rusdi.

“Kami akan masuk di Terminal Tipe B. Kami hadir untuk merangkul semuanya, termasuk sopir-sopir angkot dan pekerja kebersihan yang nantinya bisa turut dilibatkan,” tambahnya.

Pada awal pengoperasiannya nanti Pemprov Jatim akan menggratiskan tarif layanan Trans Jatim koridor 8. Penggratisan tarif dilakukan selama 1 minggu, hal inj bertujuan agar masyarakat dapat mencoba dan tertarik untuk menggunakan mode transportasi Trans Jatim.

“Tanggal 20 launching, Ibu Gubernur memberi gratis satu minggu setelah itu operasional normal,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Trans Jatim hingga 2025 sudah memiliki 7 koridor yang sudah beroperasi, antara lain Koridor I: Sidoarjo – Surabaya – Gresik, Koridor II: Mojokerto – Surabaya, Koridor III: Mojokerto – Gresik, Koridor IV: Gresik – Lamongan, Koridor V: Surabaya – Bangkalan, Koridor VI: Mojokerto – Sidoarjo, Koridor VII: Lamongan – Dukun (Gresik) – Paciran.

Responsive Images

You cannot copy content of this page