
Sampang, kabarterdepan.com – Seorangnya driver ojek online (ojol) inisial S dibegal penumpangnya sendiri di Jembatan Nyiburan, Jl. Raya Jrengik, Sampang, Senin (13/10/2025) pagi.
Tragisnya lagi, pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin kemudian membakarnya. Beruntung nyawa korban tertolong oleh warga. Sedangkan sepeda motor milik korban dibawa kabur pelaku.
Dari data yang dihimpun, driver ojol itu berasal dari Sidoarjo. Saat itu korban menerima order dari penumpang tersebut secara offline dari Surabaya ke Sampang, pada pukul. 07.30 WIB.
Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba diserang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Korban disebut mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh setelah disiram bensin dan dibakar.
Menurut keterangan sementara, pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban kemudian menyalakan api. Pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi terbakar. Motor milik korban turut dibawa kabur.
Driver Ojol Alami Luka Bakar
Warga yang melintas di lokasi kejadian langsung menolong korban driver ojol tersebut. Korban mengalami luka bakar parah di bagian kepala, lengan kanan, lengan kiri, punggung, dan paha kiri. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Jrengik, AKP Sunarno, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, peristiwa itu terjadi di wilayah perbatasan Bangkalan–Sampang. Korban merupakan warga Sidoarjo yang diduga kuat menjadi korban pembegalan. Kasus ini sudah kami koordinasikan dan akan dilimpahkan ke Polres Sampang untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Saat ini, petugas kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga berupaya melacak keberadaan pelaku yang melarikan diri membawa motor korban.
Aksi kejahatan ini menambah panjang daftar kasus kriminal di jalur lintas Surabaya–Madura, terutama di area perbatasan kabupaten yang kerap disebut rawan pada waktu sepi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari perjalanan seorang diri di jam-jam rawan. Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mulai stabil, meski masih harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius yang dideritanya. (Fais)
