
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi pencurian menyasar toko sembako milik Dina, warga Pacet, yang berada di Desa Mojosulur, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa itu terjadi pada waktu sahur ketika toko dalam keadaan tutup tanpa penjaga, Rabu (26/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan dengan jelas aksi pelaku. Dalam video tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku tampak mengenakan sarung hitam, kaos, serta kopyah berwarna hitam. Ia terlihat leluasa masuk ke area toko setelah merusak kunci, lalu mengambil sejumlah barang dagangan.
Kronologi Pembobolan Toko Sembako
Kasus ini pertama kali diketahui oleh pemilik toko saat hendak membuka usahanya. Ia mendapati kunci gembok pagar sudah dalam kondisi rusak. Setelah diperiksa, sejumlah kebutuhan pokok yang tersimpan di dalam toko dilaporkan hilang.
Salah satu warga sekitar, Misdianto, menuturkan pelaku diduga beraksi seorang diri dengan cara merusak kunci gembok pagar toko.
“Kuncinya dirusak pakai alat. Pelakunya pakai sarung dan pakai kopyah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, barang-barang yang dibawa kabur pelaku merupakan kebutuhan pokok yang biasa dijual sehari-hari.
“Yang diambil sembako, beras, minyak dan banyak lainnya,” tambahnya.

Aksi pencurian itu terjadi saat waktu sahur, momen di mana situasi sekitar relatif sepi. Toko dalam kondisi tutup dan tidak ada yang berjaga, berbeda dari biasanya.
“Kejadiannya ya waktunya sahur. Kalau kondisi toko tutup gak ada yang jaga. Biasanya ada yang jaga, tapi kebetulan tadi malam tidak ada,” jelas Misdianto.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti. Warga berharap pelaku segera tertangkap karena kejadian ini menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
“Sudah lapor ke polsek. Kalau kerugian kira-kira tidak tahu,” pungkasnya. (Segaf)
