
Sampang, kabarterdepan.com – Upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat, program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, terus mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI.
Pada Jumat (6/12/2025), Danramil 0828/02 Camplong Sampang bersama para Babinsa turun langsung mendampingi kegiatan survei, pengecekan, dan pengukuran lahan yang akan dipasangi patok batas di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Kegiatan ini menjadi semakin penting mengingat lahan yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di desa tersebut mencapai 8 hektare. Luasnya area membuat proses pengukuran membutuhkan ketelitian tinggi serta koordinasi yang kuat antarinstansi.
Pendampingan oleh Koramil 0828/02 dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan, mulai dari verifikasi titik koordinat hingga pemasangan patok batas, berjalan sesuai prosedur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, personel TNI juga bertugas menjaga keamanan area agar seluruh kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan.

Unsur dinas terkait bersama Forkopimcam Camplong turut hadir di lokasi. Sinergi lintas lembaga ini membuat proses pengukuran berjalan cepat, tepat, dan efisien.
Danramil 0828/02 Camplong, Kapten Inf Prasetyo, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh program strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Kabarterdepan.com baru dapat mewawancarai Kapten Inf Prasetyo, yang akrab disapa Pras pada Sabtu (6/12/2025) malam.
Sekolah Rakyat untuk Generasi Bangsa
Pras menjelaskan bahwa dirinya tengah disibukkan berbagai agenda dan amanat yang diturunkan langsung oleh Dandim, terkait program pemerintah pusat yang harus dikawal dan diawasi dengan baik, mulai dari koordinasi pengawasan MBG hingga KDKMP.
“Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat. Pembangunan Sekolah Rakyat adalah langkah penting untuk masa depan generasi bangsa,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp.
Menurutnya, keterlibatan TNI juga merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan setiap program nasional terselenggara dengan aman dan tepat sasaran.
Seluruh rangkaian kegiatan survei dan pemasangan patok batas di area seluas 8 hektare tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Dengan ditetapkannya batas lahan secara resmi, pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Desa Sejati diharapkan dapat segera dimulai.
Program ini menjadi harapan besar bagi warga Camplong dan masyarakat Sampang secara umum, karena keberadaan Sekolah Rakyat diyakini akan membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (Fais)
