Hilang 12 Jam, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Sungai Sadar Mojokerto

Avatar of Jurnalis: Ririn
Petugas Mengangkat Korban Untuk Dibawa Ambulan
Petugas Mengangkat Korban Untuk Dibawa Ambulan (Sumber : Kabar Terdepan)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan, korban tenggelam di Sungai Sadar, Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (21/1/2026) siang. Terseret Ombak Rip Current Pantai Parangtritis, 4 Wisatawan Berhasil Diselamatkan oleh Tim SAR 

Korban diketahui bernama Solikin (41), warga Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang sebelumnya dikabarkan menghilang usai mencari kayu yang tersangkut di Bendung Tinggar Buntut. https://kumparan.com/kumparannews/cerita-tim-sar-evakuasi-korban-pesawat-atr-tidur-sama-jenazah-di-lereng-tebing-26ffiTXgHsD

Komandan Tim Basarnas Surabaya, Andi Pamuji, membenarkan penemuan korban tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak tidak terlalu jauh dari titik awal kejadian.

“Alhamdulillah korban atas nama bapak Solikin sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 1 kilometer dari lokasi kejadian posisi,” katanya.

Tim SAR Temukan Korban Tenggelam Secara Manual

Andi menjelaskan, pencarian dilakukan dengan cara manual lantaran kondisi air sungai sudah mulai surut, sehingga memudahkan tim dalam menyisir area sungai.

“Proses pencarian dilakukan secara manual karena kondisi air sungai sudah surut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi menyebutkan bahwa jasad korban ditemukan di sisi kanan sungai dan sebagian tertutup material alami. Warga dan tim gabungan pun akhirnya menemukan jazad korban sekitar pukul 12.00 WIB.

“Korban ada di sisi kanan sungai sedikit tertutup sama lumpur dan pasir,” jelasnya.

Usai dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

“Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Bangsal untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page