Tiba di Balai Kota Yogyakarta pada 3 Juli, Pemkot Minta Jemaah Haji Jaga Kondisi Fisik

Avatar of Redaksi
IMG 20250630 WA0105
Jemaah haji asal Yogyakarta diminta menjaga kesehatan usai tiba di Tanah Air. (Pemkot Yogyakarta for kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta Muhammad Tahrir menyampaikan jemaah haji asal Kota Yogyakarta bersiap untuk kembali ke tanah air.

Hingga saat ini, disebutnya jemaah haji asal Kota Yogyakarta masih berada di Madinah.

Adapun jemaah haji asal Kota Yogyakarta tergabung dalam kloter 70, 71, dan 95. Untuk kloter 70 akan tiba di Bandara Adi Sumarmo pada Kamis (3/7/2025) dan langsung menuju Balai Kota Yogyakarta.

Sementara untuk kloter 71 dan 92 diperkirakan akan sampai di Balai Kota Yogyakarta pada hari yang sama pada pukul 12.35.

Ia menuturkan jika jemaah haji seluruhnya dalam keadaan baik, meskipun sebagian ada yang masih berstatus pengawasan oleh Tim Kesehatan karena sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi atas nama Sigit Suwarsono. Tahrir meminta agar jemaah haji untuk bisa menjaga kondisi fisiknya.

“Setelah kepulangan, diharapkan masyarakat bisa istirahat yang cukup dan tetap bisa berkoordinasi dengan tim kesehatan haji,” ujarnya.

Monitoring kesehatan menurutnya masih diperlukan agar para jemaah tetap dalam kondisi sehat. Ia berharap kemabruran jemaah juga bisa terus dijaga dan membiasakan kebaikan seperti yang dilakukan di Tanah Suci.

Dirinya berpesan kepada keluarga jemaah untuk bisa menjemput dengan tepat waktu agar tertib dalam membawa keluarga ke rumah masing-masing. Pemkot Yogyakarta disebutnya telah menyiapkan sejumlah kantong parkir.

“Kami menyediakan lima kantor parkir seperti di halaman parkir kampus UST, halaman parkir Kantor BKKBN DIY, halaman parkir Hotel POP, halaman parkir Hotel Gaia Cosmo, dan Jalan Ipda Tut Harsono sisi timur,” bebernya.

Keluarga yang hadir menjemput disebut Tahrir diminta untuk menunjukkan kartu penjemputan agar bisa masuk. “Setiap satu jamaah hanya bisa dijemput masuk oleh 1 orang penjemput,” pungkasnya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page