Terekam CCTV, Komplotan Maling Berhasil Gondol Motor di Kamar Kos Mojosari

Avatar of Andy Yuwono
Tangkapan layar rekaman CCTV komplotan maling menggosok gasak motor di Kamar Kos Mojosari, Rabu (6/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com) 
Tangkapan layar rekaman CCTV komplotan maling menggosok gasak motor di Kamar Kos Mojosari, Rabu (6/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com –Motor matik milik karyawan pabrik yang terparkir di depan kamar kos di Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto amblas digasak komplotan maling, Rabu (6/11/2024) malam.

Aksi pencurian itu pun terekam CCTV milik tetangga kamar kos tersebut. Terlihat dalam rekaman video jika pelaku 2 orang menaiki motor matic menghampiri kamar kos tersebut.

1 pelaku yang mengenakan jaket warna hitam lantas masuk melalui pagar depan yang tidak terkunci dan langsung mengangkat motor honda beat milik Yudi dan Ria itu.

Pemilik kamar kos, Suwati Ningsih saat ditemui dirumahnya mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat dirinya tertidur pulas. Kejadiannya jam 02.00-an, saya tidak dengar apa-apa karena posisi lagi tidur,” katanya Kamis (7/11/2024) siang.

Ia menambahkan, terlihat dari rekaman CCTV jika 2 pelaku itu sebelumnya sempat mengintai lokasi kamar kos itu dengan cara riwa-riwi didepan lokasi.

“Dari arah utara terus balik lagi ke arah utara lagi, sempat ngomong-ngomong di depan sini,” terangnya.

Lanjut Wati, didepan kamar kos tersebut terdapat beberapa motor yang terparkir, sedangkan pemiliknya sedang istirahat didalam.

“Pintunya nggak dikunci cuma ditutup aja ada 3 sepeda, tidak dimasukan,” jelasnya.

Melihat kondisi lingkungan yang sepi, ditambah kondisi pagar tidak terkunci membuat komplotan maling itu dengan mudahnya menggasak motor korban yang merupakan karyawan pabrik di Mojosari.

“Ya kelihatannya motornya itu diseret, ada 2 orang,” pungkasnya.

Usai berhasil menggasak motor incaranya, 2 maling itu melarikan diri ke arah Kecamatan Pungging, sedangkan dalam kasus ini korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan telah dilaporkan ke petugas kepolisian. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page