Tanggapi Mural dan Bendera One Piece, Kesbangpol Kota Yogyakarta: Ini Ekspresi Seni

Avatar of Redaksi
IMG 20250809 WA0020
Mural One Piece di salahsatu kampung di Kapanewon Gamping, Sleman, DIY. (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbamgpol) Kota Yogyakarta menilai pengibaran bendera atau mural One Piece merupakan ekspresi seni.

“Ini semacam ekspresi, seperti ekspresi seni musik, tari, sampai gambar, ya wajar lah,” ujarnya kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta Nindyo Dewanto Jumat (8/8/2025).

Simbol tengkorak dengan topi jerami tersebut sebelumnya menjadi kontroversi karena dipasang bersama dengan bendera merah-putih di berbagai daerah.

Simbol yang memiliki arti kesetiakawanan tersebut menurutnya harus ditanggapi dengan bijak oleh pemerintah.

“Ini bisa menjadi koreksi internal bagi pemerintah seharusnya, gak perlu juga sampai represif,” katanya.

Ia juga mengaku melihat informasi di beberapa daerah di Yogyakarta seperti Sleman dan Bantul terkait adanya mural berlogo One Piece.

Kendati begitu, sampai saat ini, dirinya belum mendapatkan informasi pemasangan bendera atau semacamnya.

“Kita sudah komunikasikan dengan Kesbangpol DIY, di Kota Yogyakarta tidak ada (pemasangan bendera atau mural One Piece,”ungkapnya.

“Alhamdulillah di Yogyakarta nggak ada, kalau ada mobil lewat yang nempel yowes ben rapopo,” kata Nindyo.

Kendati begitu, ia berharap agar masalah pengibaran atau mural tersebut tidak dibahas secara berkepanjangan.

“Jangan justru jadi perbincangan yang kontraproduktif,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page