Tampil Ganas di Porprov IX Jatim, Kota Mojokerto Cetak Sejarah Baru Cabor Basket

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250703 170145
Raut bangga tim basket 3×3 putri Kota Mojokerto saat mendapatkan medali perak pertama mereka di Porprov Jatim IX 2025, GOR Bimasakti. (Redaksi/kabarterdepan.com) 

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com- Tim basket 3×3 putri Kota Mojokerto berhasil mengukir sejarah dengan meraih medali perak dalam ajang Porprov Jatim IX. Final digelar di GOR Bimasakti, Kota Malang, Kamis (26/6/2025), melawan tim unggulan dan juara bertahan, Kota Surabaya.

Pertandingan berlangsung menegangkan dengan skor akhir 9-12. Meski gagal meraih emas, capaian ini merupakan sejarah baru bagi tim basket 3×3 putri Mojokerto.

“Ini pertama kalinya tim kami bisa sampai ke final dan membawa pulang medali. Rasanya luar biasa bangga,” ujar Selin, salah satu pemain ditemui Kamis, (3/7/2025).

Sebelum menembus final, Tim Mojokerto mengawali laga dengan kemenangan telak atas Kabupaten Malang dengan skor 21-6. Meski sempat gugup karena itu adalah pertandingan pertama, mereka mampu tampil solid.

Di laga kedua yang berlangsung sore harinya, tim Mojokerto harus melawan tekanan saat menghadapi Kabupaten Ngawi. Skor saling kejar-kejaran, namun mereka tetap berhasil mengunci kemenangan dan menjadi runner-up grup terbaik.

“Awalnya kami sempat kecewa gagal juara grup, tapi ternyata rencana Tuhan lebih indah. Kami bisa lanjut dan menang di babak selanjutnya,” kata pemain lainnya.

Babak gugur pun dilalui dengan penuh perjuangan. Mojokerto berhasil menundukkan Kabupaten Jombang dengan skor 18-8, lalu mengalahkan Kabupaten Sidoarjo di semifinal dengan skor 19-14 meskipun salah satu pemain mengalami cedera pergelangan kaki.

Pertandingan final pun dijalani dengan penuh semangat. Tim Mojokerto bahkan membuka poin pertama lewat lemparan bebas. Sayangnya, stamina yang terkuras dan kondisi tim yang tidak maksimal membuat mereka harus mengakui keunggulan tim Surabaya.

“Kami tetap bangga. Kami yakin bisa tampil lebih baik lagi di Porprov selanjutnya. Semoga tahun depan bisa masuk final lagi, bahkan meraih emas,” tutur kapten tim.

Salah satu momen paling berkesan bagi tim adalah ketika berhasil bangkit setelah gagal jadi juara grup. Mereka mampu membalikkan keadaan dan melaju hingga babak final.

Menurut tim, tantangan terberat selama kompetisi adalah membangun komunikasi dan chemistry antar pemain, serta menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama pertandingan berlangsung.

“Semua ini bisa tercapai karena kerja keras, dukungan dari orang tua, pelatih, dan tim official. Kami benar-benar bersyukur atas pencapaian ini,” ucap pemain lainnya.

Target ke depan, tim basket putri Kota Mojokerto ingin tampil lebih kompak dan menembus semifinal atau final di dua kategori sekaligus, yaitu 5×5 dan 3×3.

Untuk generasi muda di Mojokerto, tim ini punya pesan khusus. “Jangan gampang menyerah. Jadikan setiap kegagalan sebagai pengalaman, bukan alasan untuk berhenti,” tutup mereka. (Ceci)

Responsive Images

You cannot copy content of this page