IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Tahun 2024, Baznas Grobogan Targetkan Penerimaan Zakat Rp 10 Miliar

Avatar of Redaksi
Baznas Grobogan target peningkatan penerimaan zakat di tahun 2024. (Masrikin/kabarterdepan.com)
Baznas Grobogan target peningkatan penerimaan zakat di tahun 2024. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, Kabarterdepan.com- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Grobogan Jawa Tengah menargetkan Zakat Infak Sedekah (ZIS) pada tahun 2024 sebesar Rp 10 miliar. Mengingat pada tahun 2023 Baznas Grobogan pencapaian ZIS sebesar Rp 7,3 miliar.

Dalam penjelasan Ketua Baznas Grobogan Ari Widodo, hasil dari ZIS akan digunakan untuk lima program unggulan Baznas Grobogan, yakni bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang advokasi dakwah, dan bidang kemanusiaan.

Responsive Images

Untuk bidang ekonomi, sambung Ari, ia namakan Grobogan sejahtera. Dalam bidang tersebut, mengutamakan bantuan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Grobogan.

“Untuk UMKM itu berkelompok, satu kelompok terdiri dari 5 hingga 10 orang. setelah itu pengajuan, dan kita survei kelayakan, setelah dinilai usaha itu layak, akan dicairkan. Satu orangnya satu juta,” jelasnya, Kamis (25/1/2024).

Ia mengatakan, dengan pemberian tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam segi ekonomi. Sehingga dapat menabung dan melakukan infaq untuk membantu lainnya.

Di bidang kesehatan, pihaknya menyebut Grobogan sehat. Yaitu, melalui penjaminan seribu jiwa masyarakat Grobogan yang belum terdaftar BPJS kesehatan.

“Kita (Baznas Grobogan) akan jamin pembayaran BPJS setiap bulannya,” sambungnya.

Untuk bidang pendidikan, yakni membantu biaya pendidikan mulai SD hingga SMA. Bahkan, program unggulan ini, juga dimaksudkan untuk mewujudkan satu keluarga satu sarjana.

“Adik-adik lulusan SMA sederajat akan kita bimbing untuk masuk ke perguruan tinggi melalui beasiswa bidik misi,” jelasnya.

Sementara itu, di bidang advokasi dakwah dari tahun tahun sebelumnya itu renovasi masjid mushola. untuk bantuan ke masjid dan mushola nominalnya berkisar dari Rp 7,5 juta hingga Rp 15 juta.

“Dalam hal ini asasnya pemerataan, karena banyaknya musala dan masjid yang memerlukan bantuan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dana tersebut diserah terimakan seluruhnya tanpa adanya potongan apapun dari baznas.

Selain itu, kelanjutan dari program tersebut, adalah pengiriman tahfidz atau pengahafal alquran untuk disiapkan menjadi imam besar di masjid kabupaten/kota.

“Untuk tahun kemarin pihaknya juga mengirim santri tahfidz permintaan dari Baznas provinsi,” jelasnya.

Di bidang kemanusiaan, dinamakan Grobogan Peduli Kemanusiaan. Ini program pembantuan fakir miskin, untuk membantu pengentasan kemiskinan di wilayah kabupaten Grobogan.

“Tahun 2023 membagi 9000 paket santunan fakir miskin, selain itu secara fisik RTLH, setiap kecamatan sebanyak tiga titik,” ungkapnya.

Terkait insentif guru madrasah diniyah di Grobogan, Baznas Grobogan juga memberikan bantuan terhadap para guru tersebut.

“Program tersebut terkait program dari Wakil Gubernur Jawa Tengah untuk memperhatikan guru madin. Melihat realita lapangan, kasihan para guru madin, meskipun nominalnya sedikit, yaitu 100 ribu perbulan” paparnya.

Pihaknya menyebutkan dalam insentif ini, lanjut Ari, pencairan dilakukan per tiga bulan. Sehingga dalam satu tahun setidaknya mereka dapatkan Rp 1,2 juta. (Kin)

Tinggalkan komentar