IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Survei Terbaru Capres 2024 : Anies Meningkat, Prabowo Turun, Ganjar Stagnan

Avatar of Jurnalis : Erix - Editor : Yunan
Bacapres
Kolase Bakal calon presiden

Jakarta, KabarTerdepan.com – Survei terbaru elektabilitas bakal Calon Presiden (Capres) 2024 yang dikeluarkan oleh Lembaga Indo Riset cukup mengejutkan berbagai pihak. Ada pergerakan dukungan yang membuat elektabilitas Anies Baswedan naik, Prabowo Subianto turun dan Ganjar Pranowo stagnan.

Survei terbaru itu dilakukan dengan menggunakan metode multi-stage random sampling pada 11-18 September 2023. Sampel pemilih dilakukan acak dengan mempertimbangkan proporsi antara jumlah penduduk dengan distribusi sample per provinsi, proporsi penduduk yang tinggal di pedesaan dan perkotaan, serta proporsi jenis kelamin laki-laki 50% dan perempuan 50%. Indo Riset menyebut terdapat 1.200 sampel yang diwawancara secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Responsive Images

“Survei Indo Riset pada 11-18 September 2023 menunjukkan elektabilitas calon yang naik, turun, dan stagnan,” kata peneliti Indo Riset Roki Arbi di Jakarta, Senin (25/9/2023).

Dari survei terbaru tersebut, Roki mengatakan elektabilitas Anies mengalami kenaikan cukup signifikan dari Agustus ke September 2023. Sementara ada tren penurunan eletabilitas Prabowo dan Ganjar tak mengalami perubahan. Namun secara umum Prabowo Subianto masih unggul dibanding dua bacapres lainnya. Sementara di posisi paling buncit adalah Anies Baswedan.

Inilah hasil survei Indo Riset terkait elektabilitas capres 2024:

Prabowo Subianto: Agustus 2023 sebesar 38,3% menjadi 34,8% di September 2023.

Ganjar Pranowo: Agustus 2023 sebesar 34,4%, menjadi 34,4% di September 2023.

Anies Baswedan: Agustus 2023 sebesar 22%, menjadi 25,2% di September 2023.

Sejumlah daerah menunjukkan peningkatan eletabilitas untuk Anies, antara lain di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Gorontalo.

“Efek dari deklarasi pasangan cawapres Muhaimin Iskandar dan bergabungnya PKB ke koalisi, terjadi kenaikan dukungan pemilih di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah-DIY pada Anies Baswedan dibandingkan survei bulan lalu, sumbangan yang terbesar didapatkan dari kenaikan elektabilitas di Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu elektabilitas Prabowo mengalami penurunan lantaran ada penurunan di basis suara Sumatera dan Jawa Barat. Elektabilitas Prabowo mengalami penurunan di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan.

“Penurunan juga dapat dianalisis dari tidak ada lagi sinyal dukungan yang jelas dari Presiden Joko Widodo,” katanya.

Selanjutnya, untuk elektabilitas Ganjar masih stagnan. Dia menyebut Ganjar mengalami penurunan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Gorontalo, dan di beberapa provinsi lain mengalami kenaikan suara.

“Ini juga dapat dianalisis dari kesulitan PDIP mencari cawapres,” ucap dia.

Inilah tren suara capres 2024:

Anies Baswedan

– Jawa Barat: dari 24,7% menjadi 31,6%
– Jawa Tengah dan Yogyakarta: dari 8,3% menjadi 14,4%
Jawa Timur: dari 12,8% menjadi 22,2%
– Bali dan Nusa Tenggara: dari 6,7% menjadi 16,7%
– Sulawesi dan Gorontalo: dari 23,5% menjadi 35,3%

Ganjar Pranowo
– Jawa Tengah dan Yogyakarta: dari 70,0% menjadi 65,6%
– Bali dan Nus Tenggara: dari 51,7% menjadi 48,3%
– Sulawesi dan Gorontalo: dari 18,8% menjadi 10,6%

Prabowo Subianto
– Sumatera: dari 41,5% menjadi 38,1%
– Jawa Barat: dari 46,0% menjadi 40,5%
Jawa Timur: dari 40,6% menjadi 32,8%
– Kalimantan: dari 48,0% menjadi 32,0%. (*)

Tinggalkan komentar