
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Bakal calon wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita tidak dapat menyembunyikan kebahagiaanya saat ditanya wartawan tentang rekomendasi dari Partai Demokrat yang diterimanya.
“Sudah menerima (rekomendasi) dari Ketum (ketua umum partai Demokrat) mas AHY bersama dengan daerah-daerah lain se-Indonesia,” ujar Ning Ita saat ditemui di sela-sela kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto, di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Jumat (9/8/2024) pagi.
Wali Kota Mojokerto periode 2019-2024 itu menegaskan sudah mendapatkan surat B1 KWK dari Partai Demokrat.
B1 KWK merupakan salah satu surat penting dalam proses pencalonan kepala daerah. Surat ini merupakan rekomendasi dari partai politik yang menyatakan dukungan resmi mereka kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, atau wali kota dan wakil wali kota. Tanpa surat B1 KWK, pasangan calon tidak bisa mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut serta dalam pemilihan.
“Sudah B1 KWK, itu sudah formulir yang dipersyaratkan oleh KPU untuk mendaftar,” tegas Ning Ita.
Ning Ita menambahkan, sejumlah partai politik lainnya juga direncanakan memberikan rekomendasi pada dirinya.
“Besok hari Sabtu DPP Gerindra, hari Senin PPP, nanti berikutnya menyusul 8 partai,” ujarnya tersenyum.
Untuk jadwal deklarasi pencalonannya dalam Pilkada Kota Mojokerto, Ning Ita mengaku masih menunggu rekomendasi resmi atau surat B1 KWK dari 8 partai politik lainnya.
“Setelah ada rekomendasi dalam bentuk B1 KWK kita pegang. PDIP P rekomnya ke saya sudah, tinggal jadwal penyerahannya, partai-partai yang lain seperti Gerindra, PPP dan PAN kita sudah diberi dalam bentuk foto, tapi resmi penyerahan secara seremoni dari Ketum masing-masing partai ini kan belum, jadwalnya mengikuti nasional,” pungkasnya.
Penyerahan surat B1 KWK Partai Demokrat kepada Ning Ita diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Penyerahan surat itu dilakukan serentak dengan bakal calon kepala daerah lainnya dan disiarkan langsung dari kanal YouTube Partai Demokrat.
Dalam sambutannya AHY mengatakan, penunjukkan nakal calon kepala daerah itu telah melewati serangkaian tahap. Partai Demokrat melihat ada kans kemenangan dari para kandidat.
“Tentu ini setelah melewati berbagai proses dan tahapan yang menjadi kewajiban kami secara internal untuk bisa melihat potensi atau kans kemenangan dari masing-masing kandidat,” ucap AHY.
AHY juga menginstruksikan para kandidat untuk langsung menyusun strategi untuk meraih kemenangan di Pilkada.
“Kami berharap bahwa mereka semua bisa langsung menyusun langkah-langkah taktis selanjutnya, strategi dan juga menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa masuk ke masa kampanye dan memenangkan Pilkada pada akhirnya,” pungkasnya. (*)
