IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Sukseskan Pemilu 2024, Pj Wali Kota Mojokerto Cek Logistik Pemilu

WhatsApp Image 2024 01 02 at 5.38.43 PM
Pj Wali Kota Mojokerto melakukan pengecekan secara langsung logistik Pemilu (Diskominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan – Jelang Pemilu 14 Februari 2024 mendatang, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro memastikan ketersediaan logistik pemilu yang akan digunakan pada Pemilu.

Pj Wali Kota itu melakukan pengecekan secara langsung logistik Pemilu yang bertempat di gudang KPU, Jalan Majapahit Selatan, Kota Mojokerto, Selasa, (2/1/2024).

Responsive Images

“Hari ini kita pastikan bahwa seluruh logistik untuk pelaksanaan Pemilu bisa terselenggara dengan baik, kita cek apakah semua sudah siap apa belum,” kata Ali Kuncoro.

Usai meninjau, sosok yang akrab disapa Mas Pj Ali menyampaikan, logistik Pemilu selain surat suara semuanya sudah siap dan lengkap di gudang logistik Pemilu milik KPU Kota Mojokerto.

“Tadi sudah saya tanyakan ke Ketua KPU Pak Amin bahwasanya untuk bilik suara dan kotak suara sudah tiba dan sudah komplet, tapi untuk surat suara Insyaallah di bulan Januari ini akan tiba,” kata Ali Kuncoro.

Ali menambahkan, surat suara masih belum siap karena perlu ada proses pelipatan. Nmaun, ia memastikan bahwa saat Pemilu mendatang bisa terselenggara dengan baik.

Sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur ini juga berpesan, anggota KPU sebagai penyelenggara Pemilu agar tetap menjaga netralitas.

“Saya juga sudah wanti-wanti kepada Ketua KPU dan seluruh komisaris KPU agar sebagai penyelenggara agar betul-betul bisa menjalankan tugas ini dengan baik dan tentunya netral,” tuturnya.

Terkait angka partisipasi Ali juga berharap semua warga Kota Mojokerto menggunakan hak pilihnya dengan baik dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Mengacu data existing bahwa setiap kali Pilkada di Kota Mojokerto partisipasinta diangka 75 sampai 85 persen. Kita harapkan masih di angka 85 up lah. Karena seperti yang saya sampaikan di banyak sesi, semakin banyak partisipasi masyarakat maka kepemimpinan yang dihasilkan akan semakin legitimate,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

Tinggalkan komentar