
Surabaya,Kabarterdepan.com – Menjelang perayaan natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan harga bahan kebutuhan pokok masih terpantau stabil. Meskipun terpantau stabil, namun beberapa bahan pokok terpantau mengalami kenaikan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Antiek Sugiharti mengatakan stok bahan pokok di Kota Pahlawan masih melimpah. Namun untuk cabe rawit terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Diantaranya adalah yang naik agak lumayan itu cabai rawit. Cabai rawit itu memang ini hampir tidak hanya di Surabaya, di hampir seluruh Jawa Timur dan Indonesia,” kata Antiek, Jumat (12/12/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun oleh DKPP Kota Surabaya per 10 Desember 2025, harga cabai rawit mencapai Rp70 ribu per kilogram. Padahal, harga cabai rawit sebelumnya di kisaran Rp42 ribu hingga Rp46 ribu per kilogram pada 30 November 2025.
Kenaikan untuk komoditas cabe rawit ditengarai karena faktor cuaca buruk yang terjadi di berbagai wilayah. Hal ini menyebabkan banyak petani cabe rawit yang mengalami gagal panen.
“Di beberapa daerah itu ada yang sampai Rp100 ribu per kilogram ya memang. Karena cuaca ya, itu salah satu faktornya, sehingga menyebabkan gagal panen dan kerusakan,” tambahnya.
Harga Cabai Besar dan Bahan Pokok Lain Masih Terkendali
Walaupun harga cabe rawit mengalami kenaikan, namun untuk cabe besar masih stabil di harga Rp 40 ribu an. Kenaikan tetap terjadi akan tetapi masih dalam batas wajar dan terjangkau.
DKPP Kota Surabaya telah menyiapkan formula untuk mengantisipasi hal tersebut. Salah satunya, yakni melakukan pembagian bibit cabai rawit kepada kelompok tani (poktan), komunitas, dan masyarakat di Kota Surabaya.
“Ini cabai merah besar agak ada kenaikan, tapi tidak terlalu tinggi, tidak terlalu signifikan ya. Harganya, hanya naiknya sekitar dari Rp44 ribu, Rp46 ribu, Rp47 ribu, hingga Rp48 ribu. Jadi Rp2.000 sampai Rp3.000 kenaikannya,” paparnya.
Di sisi lain, lanjut Antiek, harga daging ayam ras cenderung stabil. Di November 2025, harga daging ayam ras masih di sekitar Rp36.000 hingga Rp36.200 per kilogram. Sedangkan pada Desember 2025, harga daging ayam ras mencapai Rp37.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras per 5 Desember hingga saat ini masih di kisaran Rp28.000 per kilogram.
“Jadi secara prinsip harga-harga yang mengalami kenaikan agak lumayan itu adalah hanya di cabe rawit, yang lain stabil, ketersediaan kita sangat aman dan cukup untuk menghadapi natal dan tahun baru,” pungkasnya.
