
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terutama beras, TNI bersama Bulog bersinergi melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kali ini, Kodim 0815/Mojokerto bekerja sama dengan Bulog Mojokerto menggelar GPM di Alun-Alun Mojokerto sebelah barat, Jumat (29/8/2025).
Program ini menawarkan kebutuhan pokok berupa beras medium merek SPHP dengan harga terjangkau, yakni Rp 57.500 per kemasan 5 kg, lebih murah dari harga pasar.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.
“Kami melaksanakan penjualan beras murah sesuai instruksi pemerintah untuk menstabilkan harga pasar yang ada,” ujar Letkol Rully di lokasi.
Ia menambahkan, pada GPM kali ini telah dialokasikan sebanyak 50 ton beras yang nantinya akan disebar melalui Koramil hingga ke desa-desa.
“Ini kita distribusikan ke koramil-koramil, nanti langsung menuju ke desa masing-masing secara bergantian. Kita taruh di balai desa atau dusun, bila masyarakat datang tinggal transaksi,” jelasnya.
Rully menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan rutin setiap hari hingga Desember mendatang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli maksimal dua karung agar tidak terjadi penimbunan.

Sementara itu, Kepala Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menegaskan pihaknya bersama TNI berkoordinasi untuk menjaga ketersediaan beras murah bagi masyarakat.
“Kami bersama TNI berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat, agar masyarakat mendapat harga yang terjangkau,” jelas Husin.
Ia merinci, harga eceran tertinggi (HET) beras medium per kg sebesar Rp 12.500 kini dijual Rp 11.500, sedangkan kemasan 5 kg dari HET Rp 62.500 dijual Rp 57.500.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Salah satu warga Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Ifa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya rasa ini membantu sekali untuk masyarakat dibandingkan di pasar, karena sekarang kan beras lagi naik-naiknya,” tuturnya.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat Mojokerto dapat memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah. (Riris)
