SPPG Jatim Tembus 3.269 Unit, Pemprov Jaga Kualitas MBG

Avatar of Redaksi
SPPG Jatim Tembus 3.269 Unit, Pemprov Jaga Kualitas MBG
SPPG Jatim Tembus 3.269 Unit, Pemprov Jaga Kualitas MBG

Kabarterdepan.com – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menjelaskan saat ini pihaknya terus mendorong operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur. Saat ini di Jawa Timur terdapat sekitar 3.269 SPPG Operasional, dengan total penerima manfaat sebanyak 8,39 juta orang.

Untuk menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus meningkatkan capaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di SPPG yang beroperasi.

“Alhamdulillah tadi rapat dengan BGN, operasional kita cukup bagus. Capaian SLHS nya lebih tinggi dari rata rata nasional. Ini kita lakukan untuk menjaga kualitas makanan,” kata Emil, Kamis (19/2/2026).

Targetkan 31 SPPG di Wilayah Tertinggal

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Jatim ini menambahkan saat ini dirinya tengah menargetkan pembangunan 31 SPPG di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) yang tersebar di Kabupaten Lumajang, Ponorogo dan Sumenep.

Baca juga: 2 Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Jogja–Wates, 1 Korban Patah Tulang

Menurutnya pembangunan di wilayah 3T cukup berbeda, tidak ada batas minimal penerima manfaat, yang mana biasanya setiap dapur melayani 2000 hingga 3000 orang dikarenakan jarak yang jauh.

“Kalau di wilayah aglomerasi biasanya itu 2000 hingga 2500. Tapi kalau di wilayah 3T tidak ada minimal karena jumlah penduduknya yang sedikit,” tambahnya.

Mentan Bupati Trenggalek tersebut menyebut untuk menjaga kualitas MBG pihaknya selalu mengutamakan suplier dalam negeri. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim untuk mengatur rantai pasok. Selain itu penggunaan bahan pokok dalam negeri juga diutamakan untuk mendukung swasembada pangan.

“Pengaturan rantai pasok ini juga untuk mengatur laju inflasi, dimana permintaan dan stok harus seimbang. Jangan sampai ada yang menimbun,” pungkasnya.

Editor berita: Ririn W.

Responsive Images

You cannot copy content of this page