Solidaritas untuk Palestina, DPD PKS Kabupaten Mojokerto Gelar Nobar Film Hayya 3: Gaza

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 07 05 at 21.44.20 49c579c3
Potret peserta nonton bareng film Hayya 3: Gaza yang digelar DPD PKS Kabupaten Mojokerto. (Riris / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com — Dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina terus bergema di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Mojokerto.

Dalam rangka membangkitkan solidaritas dan rasa kemanusiaan untuk Palestina, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Mojokerto menggelar acara nonton bareng (nobar) film Hayya 3: Gaza bertajuk “Satu Layar, Satu Aksi Nyata” di CGV Sunrise Mall Mojokerto, Kota Mojokerto, Sabtu (5/7/2025).

Berkat kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk BMT Permata Mojokerto, nobar tersebut sukses menyedot perhatian hampir 600 peserta dari berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, hingga orang tua dari Mojokerto Raya.

Para peserta tampak antusias menghadiri acara dengan mengenakan dresscode serba putih dan hitam, dilengkapi atribut bendera Palestina sebagai simbol solidaritas terhadap rakyat yang hingga kini masih mengalami penderitaan di Jalur Gaza.

Film Hayya 3: Gaza sendiri mengisahkan seorang anak laki‑laki bernama Abdullah Gaza yang menjadi yatim piatu setelah ayahnya meninggal dalam misi kemanusiaan di Palestina dan kisah seorang gadis asal Palestina, Hayya, yang kini tinggal di panti asuhan di Indonesia.

Dengan kisah kemanusiaan yang kuat, film ini dinilai mampu menggugah empati penonton dan menyuarakan pesan kemanusiaan khususnya bagi kemerdekaan Palestina.

WhatsApp Image 2025 07 05 at 21.44.19 4fe42a1c
Potret nobar Film Hayya 3: Gaza yang digelar DPD PKS Kabupaten Mojokerto di CGV Sunrise Mall Mojokerto.

Menambah semarak suasana, acara nobar ini turut mengundang Anggota DPR RI Fraksi PKS, Meitri Citra Wardani, dan dihadiri langsung oleh pemeran utama dalam film Hayya 3: Gaza, Amna Shahab, yang memerankan tokoh Hayya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan masyarakat Mojokerto terhadap kemerdekaan Palestina.

“Hari ini kita sama-sama membersamai dan menyemangati rakyat Palestina untuk senantiasa terus berjuang sampai kemerdekaan ada di genggaman mereka,” ujar Imam.

Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto tersebut menambahkan bahwa PKS bersama masyarakat berkomitmen memberikan dukungan baik secara moral, material, maupun gerakan nyata agar cita-cita kemerdekaan Palestina segera terwujud.

“Oleh sebab itu, kami semuanya berempati, bersimpati, dan mendukung serta membantu pikiran, harta, tenaga, dan juga pergerakan agar Palestina merdeka,” lanjut Imam.

Sementara itu, Meitri Citra Wardani, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat Mojokerto. Ia menilai bahwa acara seperti ini penting untuk terus digalakkan sebagai sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Memang film ini sengaja ditampilkan dan menjadi ajang nonton bareng bersama salah satu pemain dari film Gaza tersebut. Kita harus percaya, kita melatih rasa naluri kita, kemanusiaan kita terhadap sesama manusia,” ungkap Meitri.

Menurutnya tragedi kemanusiaan di Palestina merupakan kejahatan besar yang tidak bisa ditoleransi oleh siapa pun yang memiliki nurani. Kekejaman yang dilakukan oleh Israel telah melampaui batas kemanusiaan.

“Di negara Palestina ini banyak sekali, mungkin jutaan manusia tanpa terkecuali — suku, agama, maupun kalangan muda, tua — semuanya dibasmi, semuanya ditindas oleh kekejaman Israel,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Meitri juga menyerukan pentingnya keberanian untuk bersuara di tengah ketidakadilan yang terjadi.

“Jadi besar harapan kita, kita bersuara. Walaupun ada pepatah bilang diam adalah emas, tapi saatnya waktunya bicara adalah sebuah berlian,” tuturnya.

WhatsApp Image 2025 07 05 at 21.44.19 6f876c6f 11zon
Potret dari kiri ke kanan: Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso; Anggota DPR RI Fraksi PKS, Meitri Citra Wardani; dan Ketua Panitia, Nasikhah.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung film-film bertema perjuangan dan kemanusiaan, seperti Hayya 3: Gaza, agar pesan-pesan moral yang dikandung dapat menyentuh lebih banyak jiwa di berbagai penjuru dunia.

“Besar harapannya dengan adanya film Gaza ini, kita support di daerah masing-masing. Film ini akan tetap berjaya dan menjadi satu bentuk upaya untuk mensyiarkan di segi perfilman,” imbuhnya.

“Seluruh dunia bisa memastikan bahwa ke depan Palestina wajib merdeka, harus merdeka,” pungkasnya.

Tak hanya nobar, acara tersebut juga diselingi dengan penggalangan donasi untuk membantu rakyat Palestina.

Panitia menyediakan wadah bagi peserta yang ingin turut serta menyumbangkan sebagian rezekinya sebagai bentuk nyata solidaritas.

Nobar ini menjadi bukti bahwa masyarakat Mojokerto Raya terus menunjukkan kepeduliannya terhadap penderitaan rakyat Palestina dan menyerukan pentingnya perdamaian serta keadilan bagi seluruh umat manusia. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page