Soal Wacana Kementerian Kehutanan Cek Lokasi Perhutanan Sosial, Begini Respon Pemkab Grobogan

Avatar of Redaksi
IMG 20250403 WA0050
TANAMAN TEGAKAN: Jenis pohon kayu putih di sela-sela jutaan tanaman jagung di area Perhutanan Sosial di Kabupaten Grobogan. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com – Pengelolaan Perhutanan Sosial dianggap salah satu penyebab bencana banjir yang terjadi beberapa kali di Kabupaten Grobogan awal tahun 2025 ini.

Pemerintah Kabupaten Grobogan bakal sambut dengan baik wacana dari Kementrrian Kehutanan untuk survei lokasi Perhutanan Sosial yang berada di wilayah Kabupaten Grobogan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Armunanto mengatakan, tentang rencana survei Kementerian Kehutanan ke lokasi Perhutanan Sosial di Kabupaten Grobogan pasti akan diterima dengan baik.

“Kita juga berkepentingan untuk tahu hal ini. Walau tidak semata menyalahkan perhutanan sosial sebagai salah satu penyebab banjir, tapi implementasinya perlu dievaluasi,” katanya saat dikonfirmasi media ini Jumat (27/3/2025) lalu.

Dikatakan, tentang pengelolaan Perhutanan Sosial di wilayah Kabupaten Grobogan, saat ini Pemkab sangat minim informasi terkait mekanisme dan proses perhutanan sosial.

“Kami masih minim info terkait proses bisnis dan mekanisme perhutanan sosial. Setelah lebaran, coba kita cari infonya lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anang menyatakan jika Pemkab Grobogan tidak pernah dilibatkan dalam Perhutanan Sosial yang ada di wilayah Grobogan.

“Karena kawasan hutan prosesnya memang kewenangan mutlak dari KLHK/Perhutani,” jelasnya.

“Perhutanan Sosial merupakan kewenangan dari pusat, secara langsung memang Pemerintah Daerah tidak dilibatkan,” imbuh Anang.

Diberitakan sebelumnya, alih fungsi lahan Perhutanan Sosial diwilayah Kabupaten Grobogan diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana banjir yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini.

Disisi lain, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Sosial Kementrian Kehutanan Syafda Roswandi menyatakan, soal bencana banjir di Grobogan pihaknya akan segera melihat melaui citra satelit untuk melihat kondisi lahan Perhutanan Sosial di Kabupaten Grobogan.

Menurutnya, banjir yang melanda diperlukan analisa khusus seperti, survei lokasi titik banjir dan lokasi Perhutanan Sosial, Sehingga dapat dapat disimpulkan apakah banjir yang terjadi akibat pengaruh Perhutanan Sosial atau tidak.

“Kita akan cek dan ricek melalui satelit terlebih dahulu, untuk melihat kondisi lahan Perhutanan Sosial di Kabupaten Grobogan,” katanya.

“Habis lebaran kita akan survei lokasi secara langsung, untuk mengetahui titik lokasi banjir dengan Perhutanan Sosial di wilayah Grobogan,” imbuh Dirjen Perhutanan Sosial tersebut. (Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page