SMI CLC Gelar Miracle Kids Got Talent, Panggung Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Avatar of Redaksi
IMG 20250629 WA0068
Kemeriahan Acara Miracle Kids Got Talent SMI CLC Kota Surabaya. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com)

Kota Surabaya, KabarTerdepan.com –

Sekolah Shine Mercy Interculture christian Life Center (SMI CLC) menggelar Miracle Kids Got Talent di CMC Hall, Rungkut Mejoyo Selatan Blok AM-32, Surabaya, Kamis (12/6/2025). Acara ini menjadi wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan bakat mereka.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dan diikuti oleh 11 peserta dari jenjang kelas 1 hingga kelas 6 sekolah dasar. Selain lomba, seluruh peserta juga tampil dalam pentas seni bersama, menjadikan total penampilan sebanyak 13 aksi panggung.

Tiga kategori lomba yang dipertandingkan adalah fashion show, musik, dan menyanyi. Masing-masing peserta tampil percaya diri, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar.

Penampilan fashion show menarik perhatian dengan busana unik dari bahan daur ulang seperti daun dan barang bekas. Kategori ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga mengangkat kesadaran akan pentingnya lingkungan.

Dalam kategori musik, peserta memainkan alat musik seperti keyboard dan silofon dengan penuh semangat. Sementara kategori menyanyi dipenuhi dengan suara merdu dan penuh penghayatan dari lagu-lagu pilihan.

“Acara ini diselenggarakan untuk mendukung anak-anak agar berani menunjukkan potensi mereka di depan publik,” kata Angelina Agatha Sutanto, guru sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Minggu (29/06/2025)

Ia mengungkapkan bahwa acara ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas anak-anak spesial. Orang tua pun sangat antusias dan berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin.

“Kami sudah banyak menerima permintaan dari orang tua untuk menggelar acara serupa lagi karena jarang ada lomba khusus untuk siswa kebutuhan khusus,” tuturnya.

Selain lomba, acara juga menghadirkan pameran karya seni dari para siswa. Karya-karya tersebut menggambarkan semangat, imajinasi, dan ketekunan anak-anak dalam menuangkan ide.

Angelina menambahkan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk mengembangkan potensi anak melalui kompetisi yang menyenangkan dan membangun. Ia percaya bahwa setiap anak spesial memiliki cara tersendiri untuk bersinar.

“Setiap anak itu istimewa, mereka punya berbagai macam talenta yang perlu dikembangkan. Mari dukung anak-anak spesial ini untuk menjadi generasi penerus bangsa yang hebat!” serunya.

Piala dan medali diberikan kepada tiga peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi. Juara pertama diraih Teresa Joana Lin (fashion show), juara kedua oleh Johannes Gabriel Ginardi (musik), dan juara ketiga diraih Elijah Magnusius Djarenson Heidytmoko (menyanyi).

Semua peserta mendapatkan medali sebagai penghargaan atas usaha dan keberanian mereka. Tampil di depan umum adalah pencapaian besar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Bagi kami, semua anak adalah pemenang,” ujar Angelina Agatha Sutanto dengan bangga.

Proses persiapan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Meski bukan kendala utama, pihak panitia lebih fokus pada kesiapan anak untuk tampil maksimal.

Yang menjadi penilaian utama dalam lomba ini bukan sekadar penampilan, tetapi juga kepercayaan diri, keberanian, dan kreativitas dari peserta. Properti, kostum, serta cara penyampaian juga turut dinilai sebagai nilai tambah.

Kemeriahan acara terasa lengkap dengan dukungan para orang tua yang hadir langsung. Rasa bangga dan bahagia terpancar dari wajah anak-anak yang tampil luar biasa di panggung istimewa ini. (Innka Cristy Natalia)

Responsive Images

You cannot copy content of this page