
Hiburan, Kabarterdepan.com – Film ‘Sampai Nanti, Hanna!’ yang disutradarai Agung Sentausa, menggali kisah cinta kampus di era 90-an yang berbalut aktivisme.
Film ini mengikuti perasaan mendalam Gani (Juan Bio One) terhadap Hanna (Febby Rastanty), yang berawal dari kekaguman terhadap suaranya hingga cinta tak terucapkan yang ia tuliskan dalam jurnalnya di tengah perjuangan aktivisme.
Sementara itu, Hanna mencari kebebasan dari didikan yang penuh tekanan, namun akhirnya menikahi Arya (Ibrahim Risyad), yang ternyata memiliki sifat abusif. Satu dekade kemudian, takdir mempertemukan kembali Gani dan Hanna, memulai babak baru dalam hidup mereka.
Film ini mengeksplorasi cinta, perjuangan, dan penemuan jati diri dalam perjalanan mereka yang dibintangi oleh Febby Rastanty, Juan Bio One, Ibrahim Risyad, Anjani Dina, Meriam Bellina, Jordan Omar, Martina Aisha, Jolone Marie, Nala Amrytha, Alif Joerg, Ryan Andreas, Achmad Afif, dan Ira Wibowo.
Sinopsis Film Sampai Nanti, Hanna!
Gani adalah seorang mahasiswi Bandung yang sederhana dan pendiam. Gani adalah seorang pria yang percaya bahwa cinta sejati hanya datang sekali seumur hidup. Diam-diam, Gani menyimpan perasaan cinta yang mendalam kepada Hanna, seorang wanita pemberani yang selalu berpegang teguh pada prinsipnya.
Hanna yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan batasan, memiliki keinginan yang kuat untuk lepas dari tekanan dan menentukan arah hidupnya sendiri. Bertahun-tahun, Gani memendam rasa cintanya kepada Hanna tanpa pernah berani mengungkapkannya, semua perasaannya hanya dicurahkan pada lembar-lembar diarinya hingga akhirnya takdir memisahkan mereka.
Hanna telah menikah dengan Arya. Meski dari luar hubungan mereka tampak sempurna, kenyataannya penuh dengan manipulasi dan kekerasan. Pada akhirnya, Hanna memutuskan untuk keluar dari kehidupannya yang beracun dan berjuang untuk menemukan kebahagiaannya sendiri.
Setelah sekian lama memendam perasaan cinta dan kesetiaannya hanya pada kenangan bersama Hanna, kini muncul pertanyaan besar. Akankah Gani terus menunggunya atau memilih untuk melepaskannya dan melanjutkan hidupnya?
Di sisi lain, Hanna yang kini tengah berusaha melepaskan diri dari hubungan yang penuh manipulasi, membutuhkan dukungan untuk menemukan kebahagiaannya yang sebenarnya. (*)
