Sinopsis Film Pengin Hijrah, Perjuangan Selebgram Temukan Iman di Tengah Badai Masalah

Avatar of Lintang
Film Pengin Hijrah
Film Pengin Hijrah. (Cinepolis)

Hiburan, Kabarterdepan.com – Industri film Indonesia kembali menyajikan drama religi dengan sentuhan romansa modern yang segar melalui film “Pengin Hijrah“.

Film yang diadaptasi dari novel populer karya Hengki Kumayandi ini disutradarai oleh Jastis Arimba, menampilkan Steffi Zamora sebagai Alina dan Endy Arfian sebagai Omar.

“Pengin Hijrah” mengangkat kisah yang dekat dengan realitas anak muda masa kini, yakni perjuangan seorang selebgram populer dalam proses hijrah dan dilema yang mengikutinya.

Sinopsis Film Pengin Hijrah

Film ini berpusat pada Alina, seorang selebritas Instagram dengan popularitas tinggi, yang secara bertubi-tubi menghadapi masalah hidup yang menghancurkan.

Tanpa sepengetahuannya, foto-foto seksinya diunggah ke media sosial oleh Joe, sebuah insiden yang berakibat fatal: beasiswa kuliah Alina dicabut.

Beban hidupnya semakin bertambah ketika ia harus berurusan dengan para penagih utang akibat ulah ayah tirinya yang boros, serta tekanan batin akibat kematian sahabatnya.

Seluruh kemalangan ini mendorong Alina untuk mencari arah baru, yakni berhijrah. Ia berupaya mengenakan busana yang lebih sesuai syariat Islam dan meninggalkan berbagai hal yang selama ini menjadi sumber penghidupannya, sebuah langkah yang memicu dilema besar dalam hidupnya.

Di tengah keterpurukannya, Alina bertemu dengan Omar, seorang mahasiswa semester akhir, yang menghidupkan kembali harapan cintanya. Omar, dengan ketulusannya, juga berperan penting mendorong Alina menjadi pribadi yang lebih baik dan konsisten dalam perubahan.

Namun, perjuangan Alina untuk berubah tidak semudah yang dibayangkan. Tepat di saat arah hidupnya mulai berubah menuju kebaikan, Alina justru mulai kehilangan arah “hijrahnya”.

Film “Pengin Hijrah” menjanjikan narasi yang jujur tentang pergulatan batin, tekanan sosial, dan perjuangan spiritual seorang anak muda dalam menemukan niat suci di tengah godaan duniawi. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page