IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Sikap PDIP Soal Kemungkinan Jokowi Tidak Hadir di HUT Partai

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Kebersamaan Jokowi dan Megawati 5 tahun yang lalu. (Instagram @sekjenpdiperjuangan)
Kebersamaan Jokowi dan Megawati 5 tahun yang lalu. (Instagram @sekjenpdiperjuangan)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 PDIP pada 10 Januari 2024 kemungkinan tidak akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa Jokowi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina yang waktunya bersamaan dengan HUT ke-51 PDIP.

Responsive Images

“Jadi sangat clear bahwa Bapak Presiden sudah ada tugas, beliau ke Filipina. Tugas yang penting,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2024).

Hasto menegaskan mendapatkan informasi tersebut dari Juru Bicara Presiden. Namun, ia tak mengungkap siapa Jubir yang dimaksud.

Menurut informasi itu, lanjut Hasto, Presiden Jokowi akan menjalankan tugas kenegaraan ke Filipina.

Menyikapi kemungkinan Jokowi tidak hadir di HUT PDIP, Hasto mengatakan tidak mempermasalahkan absennya Jokowi. Menurutnya tugas yang diemban Jokowi sebagai kepala negara juga tidak kalah penting karena menyangkut negara.

“Tugas kenegaraan kan untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan rakyat, partai juga berjuang untuk kepentingan rakyat sehingga dua-duanya sama (penting),” ujar Hasto.

Dengan demikian Hasto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini menghormati kemungkinan tidak hadirnya Jokowi dalam peringatan HUT ke-51 PDIP.

Hasto menekankan bahwa fokus PDIP saat HUT partai tahun ini adalah turun ke masyarakat hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

“Sehingga VVIP kami ya rakyat, wong cilik, akar rumput, maka peringatan itu dilaksanakan di tingkat RT dan RW,” kata Hasto.

Dalam setahun terakhir hubungan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri memang merenggang. Terutama setelah dicalonkannya anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres Prabowo Subianto.

Padahal di satu sisi, Partai PDIP yang mengusung Presiden Jokowi selama dua periode sebagai Presiden RI sudah memiliki Capres-Cawapres tersendiri, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud Md. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Responsive Images

Tinggalkan komentar