Sidak Mamin di Swalayan, Ning Ita Temukan 3 Produk Makanan Terindikasi Mengandung Boraks

Avatar of Redaksi
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita didampingi Sekda Gaguk Tri Prasetyo dan Kadinkes dr Farida Mariana sidak swalayan, Kamis (20/3/2025) pagi (Redaksi / Kabarterdepan.com) 
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita didampingi Sekda Gaguk Tri Prasetyo dan Kadinkes dr Farida Mariana sidak swalayan, Kamis (20/3/2025) pagi (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di sejumlah swalayan untuk melakukan uji sampel makanan dan minuman (Mamin) Kamis (20/3/2025) pagi.

Petugas gabungan yang melakukan sidak itu terdiri dari jajaran Diskopukmperindag, Dinkes PPKBwdan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sidoarjo.

Hasilnya, tim menemukan beberapa makanan terindikasi mengandung boraks dan kemasan produk rusak di salah satu swalayan di Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto Ika Pusputasari mengatakan, kegiatan yang digelar sejak pagi itu menyasar 2 swalayan menemukan 3 produk camilan yang terindikasi bahan pengawet jenis boraks.

“Maka kita berikan saran kepada pengelola agar dilakukan penarikan dan tidak lagi dipajang,” ungkapnya.

Walikota yang akrab disapa Ning Ita ini menyebut, tim menemukan 3 produk makanan terindikasi mengadung boraks seteleh dilakukan uji sampel. Itu ditemukan pada 2 rambak dan 1 keripik ceker kemasan plastik di Sanrio.

“Ditemukan 3 produk makanan siap komsumsi yang terindikasi kandungan boraksnya melebihi maksimal yang diperbolehkan untuk dikomsumsi manusia,” tambahnya.

Ning Ita mengimbau, hendaknya masyarakat lebih berhati-hati dan waspada ketika membeli jajanan agar terhindar dari zat makanan berbahaya menjelang lebaran 2025.

“Baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk parsel harus dicek izin edar, BPOM, label halal jika muslim dan expired,” imbaunya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page