Siapkan Generasi Qurani, Kota Yogyakarta jadi Tuan Rumah STQH Tingkat Provinsi

Avatar of Redaksi
IMG 20250425 WA0027
Jumpa pers Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) di tingkat Provinsi DIY di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Kamis (24/4/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com) 

Yogyakarta, kabarterdepan.com — Kota Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat provinsi DIY yang akan diselenggarakan di Balai Kota Yogyakarta, Muja-muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (26/4/2025).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah DIY Faisol Muslim menyampaikan pihaknya sebelumnya telah melakukan Rapat Koordinasi dengan berbagai pihak.

Dirinya berharap dengan ajang tersebut masyarakat di Yogyakarta dapat mengamalkan nilai-nilai Islam sesuai dengan ajaran alquran. Kegiatan ini disebutnya juga menjadi hal positif bagi para pemerhati dan pengamal alquran.

Faisol juga memproyeksikan para kafilah yang mendapatkan juara dari berbagai kategori lomba nantinya akan masuk sebagai kontingen dari Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta untuk mewakili perlombaan di tingkat nasional.

“Di ajang STQH tersebut akan ada juara terpilih. Melalui proses ini kita proyeksikan menyumbangkan kontingen DIY di tingkat nasional di bulan September 2025 di Sulawesi Tenggara,” katanya dalam jumpa pers di Ruang Yudhistira, Balaikota Yogyakarta, Kamis (24/5/2025).

Sementara itu Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf provinsi DIY Nurhuda menyampaikan dalam seleksi tersebut terdapat 8 golongan  dari 4 cabang perlombaan.

“8 golongan perlombaan diantaranya Tilawah Alquran golongan dewasa, Tahfidz Alquran 5 juz dan tilawah, Tahfidz 10 juz, Tahfidz 20 juz, Tahfidz 30 juz, Tafsir Alquran Bahasa Arab, Hafalan 100 hadits dengan sanad, serta Hafalan 500 hadits tanpa sanad,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta Nadhif menyampaikan STQH diselenggarakan untuk menyiapkan generasi Qurani untuk menyongsong Indonesia emas 2045 sekaligus mendukung program Astacita.

“Tentu kita mengharapkan memiliki pemimpin ke depan yang tidak hanya memiliki kapasitas sebagai pemimpin, tapi juga kapasitas spiritual,” katanya.

Pihaknya juga berupaya untuk menjalankan Catur Sukses yang ingin diraih dalam ajang STQH kali ini, baik dalam prestasi, hasil, maupun penyelenggaraan.

Pihaknya juga menggandeng masyarakat untuk bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia ingin kegiatan STQH juga bisa memberikan dampak bagi kehidupan beragama dan kehidupan bermasyarakat.

“Kami menghadirkan 1000 pengunjung, di samping itu 500 orang dari berbagai lembaga, instansi, stakeholder terkait. Kami juga memfasilitasi Halal Fest dan Gebyar UMKM yang antusiasnya cukup tinggi,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page