Siaga Bencana, Wakil Bupati Mojokerto Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Hidrometeorologi

Avatar of Lintang
Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi. (Kominfo Kab Mojokerto)
Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menunjukkan komitmen serius dalam menghadapi potensi bencana alam dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di halaman Kantor Bupati Mojokerto pada Selasa (4/11).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto ini menjadi simbol kesiapan daerah untuk mengantisipasi risiko bencana yang diakibatkan oleh perubahan musim dan cuaca ekstrem di wilayah berjuluk Bumi Majapahit.

Apel Kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian yang akrab disapa Mas Wabup, dan turut dihadiri oleh jajaran serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mojokerto.

Wakil Bupati Mojokerto Perkuat Koordinasi dan Utamakan Keselamatan Jiwa

Dalam sesi amanatnya, Mas Wabup Moch. Rizal Octavian menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan komunikasi di antara seluruh elemen yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana.

Ia mengimbau agar baik jajaran pemerintahan, pihak swasta, maupun kelompok swadaya masyarakat, senantiasa menjaga sinergi.

Fokus utama yang digarisbawahi oleh Mas Wabup adalah pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait ancaman bencana yang mungkin timbul. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap upaya antisipasi kebencanaan.

“Saya mengajak seluruh elemen yang berperan dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Mojokerto agar dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terutama dalam hal kesiapsiagaan menghadapi bencana, karena menjaga keselamatan jiwa adalah hal yang utama,” ujar Wakil Bupati Mojokerto pada apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Mojokerto itu.

Selain poin di atas, Mas Wabup juga turut mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto agar tetap bijak dalam menerima informasi dari media sosial. Ia pun menyarankan agar masyarakat menggunakan fasilitas sosial media dan website resmi dari Pemkab Mojokerto yang dinilainya lebih kredibel.

Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi. (Kominfo Kab Mojokerto)

Hal itu dituturkannya untuk menghindari adanya miskomunikasi atau berita palsu tentang kebencanaan, yang bisa memberikan dampak negatif bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti informasi terkini terkait cuaca dan kebencanaan yang disampaikan melalui media sosial dan elektronik yang terpercaya dari pemerintah, serta menghindari berita- berita hoax yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas dan menimbulkan kepanikan di antara kita,” tuturnya.

Masih dalam sesi apel, Mas Wabup membeberkan bahwa Kabupaten Mojokerto sendiri juga merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi bencana alam, terutama bencana hidrometeorologi.

Ini dikarenakan Kabupaten Mojokerto memiliki ragam bentang alam seperti, 3 sungai besar yaitu sungai Brantas, sungai Lamong dan sungai Sadar, yang memiliki setidaknya 61 anak sungai, serta gugusan pegunungan di wilayah selatan, yaitu pegunungan Anjasmoro, gunung Welirang, gunung Arjuno dan gunung Penanggungan di wilayah timur.

Karena bentang alam yang beragam itulah, dengan menyadur salah satu slogan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mas Wabup mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mojokerto agar selalu bersama -sama untuk menjaga alam di Bumi Majapahit ini.

“Penanggulangan bencana urusan bersama, kita jaga alam, alam jaga kita,” serunya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page