Shin Tae-yong Resmi Tinggalkan Timnas Indonesia, Momen Mengharukan di Bandara

Avatar of Redaksi
5288C400 24E0 43DA 8A3C 2646094EDA2A
Potret Shin Tae-yong, jelang kepulangannya ke Korea Selatan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (26/1/2025) (Redaksi/Kabarterdepan.com)

Tangerang, Kabarterdepan.com – Momen emosional mewarnai kepergian Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang telah menorehkan prestasi gemilang bersama Timnas Indonesia. Pada Minggu (26/1/2025) malam, pelatih berusia 54 tahun ini meninggalkan Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, menandai akhir perjalanannya sebagai pelatih Skuad Garuda.

Shin Tae-yong, yang didampingi tujuh asistennya, dijadwalkan terbang kembali ke Korea Selatan pukul 21.50 WIB. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sang pelatih tiba dengan sederhana, mengenakan kaus putih, celana panjang abu-abu, dan membawa dua tas.

Sebelum memasuki terminal keberangkatan internasional, Shin menyempatkan diri untuk berbicara dengan awak media dan bertemu kelompok suporter setia, La Grande Indonesia (LGI). Dalam momen itu, ia terlihat tak kuasa menahan air mata saat berpelukan dengan Koordinator Lapangan LGI Tangerang Raya. Para suporter pun mengiringi langkah terakhir Shin di Indonesia hingga pintu keberangkatan.

Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong diambil PSSI dan diumumkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers pada awal Januari 2025.

“Tadi pagi Pak Mardji sudah ketemu Coach Shin Tae-yong dan coach Shin Tae-yong sudah menerima surat menyuratnya,” ujar Erick Thohir.

“Nanti ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi,” tambahnya.

Shin Tae-yong pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019. Selama masa baktinya, ia berhasil membawa berbagai prestasi yang membanggakan bagi Indonesia, mulai dari runner-up Piala AFF 2020 hingga menembus 16 besar Piala Asia 2023.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia mengalami transformasi signifikan. Shin tidak hanya berhasil memperbaiki peringkat FIFA Indonesia dari 173 ke 127, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia. Beberapa capaian utama lainnya meliputi:

– Runner-up Piala AFF 2020

– Medali Perunggu SEA Games 2021

– Runner-up Piala AFF U-23 2023

– Babak 16 Besar Piala Asia 2023

– Peringkat keempat Piala Asia U-23 2024

– Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

– Kualifikasi Piala Asia 2027

Selain itu, Shin juga dikenal atas pendekatannya yang disiplin, profesional, dan fokus pada pengembangan pemain muda.

Kepergian Shin Tae-yong meninggalkan kesan mendalam bagi para suporter dan pecinta sepak bola di Indonesia. Momen haru di Bandara Soekarno-Hatta menjadi bukti betapa besarnya pengaruh Shin terhadap perjalanan Timnas.

Dukungan dan doa dari para pendukung Indonesia mengiringi langkah Shin kembali ke negaranya. Warisan yang ia tinggalkan akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah sepak bola Indonesia. Sementara itu, PSSI diharapkan mampu melanjutkan momentum positif yang telah dibangun oleh pelatih asal Korea Selatan ini. (Inggrid*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page