
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berhasil menyelesaikan sepuluh proyek strategis sepanjang tahun 2024. Semua proyek ini telah berhasil diselesaikan dengan baik, dan telah selesai pembangunannya.
Hal ini seperti yang diungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro. Ia menambahkan, langkah ini merupakan bukti komitmen pemerintah kota untuk menghadirkan infrastruktur yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Dengan tuntasnya pembangunan ini, kami berharap Kota Mojokerto semakin maju dan mampu memberikan dampak nyata bagi seluruh warganya,” ungkap Ali Kuncoro.
Proyek pertama adalah revitalisasi Sentra Alas Kaki yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Alas Kaki Prajuritkulon.
Selanjutnya, strategi proyek kedua adalah lanjutan pembangunan Taman Bahari Majapahit (TBM), yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.
Diketahui, tahun ini merupakan tahap II yang dengan fokus pembangunan diantaranya pembangunan plaza amfiteater, amphiteater, TPS, serta pembangunan amenitas dan sarpras pendukung TBM seperti kamar mandi camping ground, rumah pompa air, perbaikan coworking space.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perakim) mengampu sejumlah proyek strategi. Di antaranya adalah pembangunan kantor kecamatan Kranggan dan kantor Kelurahan Sentanan, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik.
Selain itu, terdapat juga proyek perbaikan Jalan Cancer, pembangunan kolam retensi, dan pembangunan GOR A. Yani yang akan menjadi fasilitas olahraga unggulan bagi masyarakat Kota Mojokerto.
Proyek pembangunan strategis berikutnya adalah pembangunan gedung pemeliharaan Galeri Soekarno di SDN Purwotengah. Pembangunan Gedung ini bertujuan menambah destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya di Kota Mojokerto.
Tak kalah penting, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo yang merupakan BLUD di Kota Mojokerto juga melaksanakan proyek strategis pada tahun ini. Di antaranya adalah pembangunan Gedung Gayatri yang akan meningkatkan kapasitas rumah sakit, serta pembangunan kamar jenazah yang akan memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.
Sosok yang akrab disapa Mas Pj ini berharap dengan bertambahnya fasilitas baru di Kota Mojokerto, masyarakat dapat memanfaatkan serta turut menjaga berbagai fasilitas publik yang tersedia.
“Keberadaan fasilitas baru ini adalah untuk masyarakat. Kami ingin semuanya digunakan secara optimal, baik untuk mendukung kegiatan ekonomi, sosial, pendidikan, hingga olahraga,” imbuhnya.
Dengan selesainya proyek-proyek ini, Pemkot Mojokerto menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik, demi kemajuan dan kesejahteraan warganya. (*)
