
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com –
Tumpukan karung berisikan sekam yang biasa digunakan untuk jalur penyelamat rem blong di turunan Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ludes terbakar diduga dibakar oleh orang tak bertanggung jawab, Minggu (20/10/2024) kemarin sore.
Akibatnya, benteng penyelamat dengan lebar sekitar 10 meter dan tinggi 2 meter ini menjadi hangus sehingga tak bisa digunakan kembali untuk menghentikan kendaraan yang mengalami rem blong.
Mustofa, salah satu Relawan Welirang Rescue mengatakan, dirinya yang awalnya hendak berjaga dan membenahi tumpukan di jalur turunan itu melihat benteng penyelamat telah hangus dan telah menjadi abu berwarna hitam.
“Bentengnya sudah habis tidak bisa digunakan lagi karena benteng ini dibuat untuk jika ada kendaraan yang rem blong bisa berhenti disini,” ungkapnya.

Mengetahui adanya benteng penyelamat korban kecelakaan akibat rem blong yang terbakar, Polres Mojokerto memberikan ratusan karung sekam untuk dipasang kembali sebagai jalur penyelamat di rest area tersebut.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Hariyazie mengatakan, pihaknya bersama personil gabungan dari TNI, Relawan dan PUPR bahu membahu membenahi dan memasang tumpukan sekam baru.
“Kami mendapatkan informasi relawan jika jalur penyelamat terbakar, sehingga hari ini kami kami tidak lanjuti,” katanya, Selasa (22/10/2024) siang.
Menurut Azie, sapaan akrab Kasat Lantas, terdapat 650 sekam yang dimuat dengan menggunakan 3 truk dan 1 pikap itu digelontorkan ke jalur yang dikenal kerap terjadi laka lantas akibat rem blong ini.
“Sudah kita taruh dan kita tempatkan lagi sesuai dengan jalur penyelamat yang awal,” tutur Azie.
Masih kata Azie, jalur penghubung Kota Batu dengan Kecamatan Pacet ini dikenal sebagai jalur wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Namun lokasinya yang berada di lereng gunung welirang ditambah jalur tanjakan dan turunan membuat pengendara roda dua mengalami rem blong.
“Tentunya ini sangat penting, karena jalur ini sangat curam dan memang mendapat atensi dan sempat viral,” imbuhnya.
Dengan adanya pemasangan tumpukan sekam ini, diharapkan dapat meminimalisir fatalitas pengendara yang mengalami kecelakaan akibat gagal fungsi rem terutama pada kendaraan roda dua jenis matik.
“Kita tidak mau ada dan semakin banyak korban lagi terkait kecelakaan lalu lintas di jalur ini,” pungkasnya. (*)
