
Blora, Kabarterdepan.com- Tingginya curah hujan di Wilayah Blora pada Selasa (26/2/2025) mengakibatkan naiknya debit air sungai Bengawan Solo yang melintasi Kabupaten Blora. Bahkan, sungai terpanjang di Pulau Jawa itu sempat memberikan status siaga kuning pada Rabu (26/2/2025).
Operator Datin Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Triyono menututurkan, kondisi debit air Sungai Bengawan Solo memperlihatkan trend turun.
“Sudah berangsur Surut sejak siang,” kata Agung, Rabu (26/2/2025) malam.
Diungkapkan, Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Cepu, Blora berada kategori siaga kuning saat pagi hari sekira pukul 06.00 WIB.
“Pagi tadi (26/2/2025) kondisi sungai mencapai angka 28.10 Piscall, dengan keterangan Stabil,” turut agung.
Namun, sambung Agung, sejak pukul 13.00 WIB kondisi sungai tersebut berangsur surut dan menjadi berstatus siaga hijau. Namun, angka itu masih mendekati siaga kuning.
Lebih lanjut, sambung Agung, pada pukul 13.00 WIB Kondisi sungai berada di angka 22.58 piscall, lalu pukul 18.00 berada diangka 22.23 Piscall, dan data terakhir pukul 21.00 diangka 22.02 Piscall.
“Semoga trend nya selalu menurun,” harap Agung.
Dari data yang diterima, status sugai Bengawan Solo yang berada di Kecamatan Cepu dibagi menjadi tiga. Pertama Siaga Hijau berada diangka 21.63 piscall. Kedua, Siaga kuning berada diangka 22.63 piscall. Terakhir Siaga Merah berada diatas 23.63 piscall.
Lebih lanjut, kondisi sungai Bengawan Solo yang berada di Kecamatan Cepu berbeda dengan sungai Bengawan Solo yang ada di Kecamatan Kradenan, Blora. “Kalo yang di Kradenan berada dikategori hijau,” tutur dia.
Dikatakan, angka tertinggi di Kecamatan Kradenan mencapai 28.10 piscall pada pukul 06.00. namun saat ini, dari data terakhir pukul 21.00 kondisi Bengawan Solo dilokasi itu sudah diangka 27.45 piscall. “Nanti kita update lagi pukul 24.00,” terang Agung.
Dari data yang diterima, penetapan status sungai Bengawan Solo di Kecamatan Cepu dengan Kradenan, Blora berbeda. Karena wilayah Kradenan dilintasi terlebih dahulu.
Lebih lanjut, untuk kecamatan Kradenan kondisi status siaga hijau berada di angka 29.00 Piscall. Lalu status siaga kuning berada diangka 29.50 piscall. Terakhir Siaga merah berada diatas 30.00 piscall.(Fitri)
