
Sleman, Kabarterdepan.com-– Ramai di media sosial instagram @merapi _uncover sebuah mobil misterius ditemukan oleh warga di Karanggeneng, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (25/2/2025) dini hari.
Mobil merek Toyota Agya tersebut ditemukan dengan kondisi di tengah sawah dalam kondisi masih menyala namun tidak ada seorang pun fi dalam mobil.
Kondisi ban mobil itu bocor dan dalam posisi menabrak pohon. Selain itu, mobil tersebut memiliki bekas tembakan yang terlihat di kaca belakang dan pintu samping.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Risky Adrian saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan jika mobil tersebut sebelumnya dilakukan pengejaran oleh anggotanya dari kasus yang dikembangkan.
Kasus tersebut terkait dengan penggelapan mobil rental yang sebelumnya telah mengamankan beberapa orang pelaku pada 26 Januari lalu oleh Polsek Sleman yang diantaranya berhasil melarikan diri.
Pihaknya menyampaikan telah melakukan pengejaran hingga ke beberapa daerah di luar Yogyakarta seperti di wilayah hukum Madiun dan Jawa Tengah.
Sehingga pada Senin kemarin, pihaknya yang mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yang sempat melarikan diri jika berada di wilayah hukum Sleman. Polisi kemudian melakukan penggerebekan kembali dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menghindar menggunakan mobil.
“Akhirnya anggota melakukan penembakan terhadap para pelaku, pelaku kabur dari tangkapan petugas. Namun dua jam kemudian kami mendapatkan informasi dari warga Pakem menjumpai mobil putih di tengah sawah, ban bocor, dalam kondisi masih hidup dan menabrak pohon,” katanya.
Pihaknya kemudian melakukan olah TKP dan menyimpulkan jika mobil tersebut merupakan mobil yang pelaku yang dikejar sebelumnya.
Satu pelaku berinisial JH yang disebut merupakan warga Kulonprogo disebutnya sudah diamankan kepolisian di wilayah Surakarta pada Selasa pagi setelah dilakukan pengejaran secara intensif.
Para pelaku tersebut disebutnya merupakan sindikat yang sudah beroperasi sebelumnya di beberapa wilayah di Yogyakarta. Beberapa laporan yang sama terkait penggelapan mobil dengan menggunakan identitas palsu disebutnya juga telah masuk ke Polresta Yogyakarta.
“Ada kemungkinan sindikat (penggelapan mobil). Karena ini laporanya tidak hanya di Polresta Sleman tapi juga di Polresta Yogyakarta juga ada kasus serupa” katanya.(Hadid Husaini)
