
Nasional Provinsi (BNNP) DIY memusnahkan ganja seberat 805 gram yang diamankan pada Maret 2025 lalu, Kamis (24/5/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)
Yogyakarta, kabarterdepan.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY mengamankan penyelundupan ganja jaringan Medan – Yogyakarta pada periode mudik lebaran lalu, 27 Maret 2025 lalu.
Pelaku berinisial DD diketahui merupakan pegawai outsourcing di Stasiun Tugu Yogyakarta yang bertugas menerima barang dari Medan dengan cara dipaketkan melalui pengiriman barang.
Adapun pelaku disebut berasal dari Palembang dan telah bekerja di Stasiun Tugu selama 2 tahun.
Total BNNP DIY mengamankan 805 gram yang dikirim ke Stasiun Tugu.
Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Andi Fairan menyampaikan bahwa ganja tersebut hendak diedarkan oleh pelaku di wilayah Yogyakarta.
Berdasarkan pendalaman yang dilakukan, usai kurir menyerahkan paket berisi ganja tersebut kemudian dipindahkan ke penampungan barang dan baru diambil oleh pelaku.
“Kita kembangkan saat akan mengambil di pintu masuk Stasiun Tugu. Pada saat penangkapan kita cek urin, hasilnya adalah positif,” katanya dalam jumpa pers di kantor BNNP DIY, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Kamis (24/5/2025).
Andi juga menyebut penyelundupan ganja dengan menggunakan modus pengiriman paket melalui kereta api bukan pertama kali dilakukan.
“Bukan pertama kali ini yang memesan jari melalui Jaringan Medan. Tersangka DD yang memesan dimanfaatkan jaringan medan untuk mengirimkan barangnya disini,” katanya.
Terkait alamat pengiriman tersebut tidak diketahui secara pasti, pasalnya paket tersebut langsung dialamatkan ke alamat Stasiun Tugu Yogyakarta.
Selain itu, pengiriman yang dilakukan pada momen mudik lebaran disebutnya sebagai cara untuk barang tersebut bisa sampai ke Yogyakarta dimana bertepatan dengan momen cuti bersama.
BNNP DIY berupaya untuk terus melakukan pemutusan rantai jaringan peredaran ganja dan obat berbahaya di Yogyakarta.
“Kami dari BNNP DIY dan jajaran berkomitmen menjadikan Yogyakarta berisi dari narkoba,” katanya.
“Kami bersinergi bersama-sama dengan berbagai pihak untuk memberantas peredaran narkoba di Yogyakarta menyelamatkan generasi di Jogja penyalahgunaan narkoba,” pungkas Andi. (Hadid Husaini)
