
Mojokerto, kabarterdepan.com — Upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini kembali diwujudkan melalui kegiatan gerakan reboisasi dan sosialisasi cinta lingkungan yang dilaksanakan di SDN Sekargadung 1 dan SDN Sekargadung 2 pada Jumat (14/02/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, serta teman-teman KKN Tematik Kelompok 5 Universitas Uluwiyah Mojokerto yang berkolaborasi dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau, asri, dan sehat.
Dalam aksi reboisasi tersebut, sebanyak 20 pohon ditanam di area sekitar sekolah, meliputi halaman depan, samping ruang kelas, serta titik-titik lahan kosong yang dinilai strategis untuk penghijauan.
Baca juga: Talud Longsor di Imogiri Warga dan Aparat Sigap Evakuasi
Ketua KKN Tematik Kelompok 5 menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga pada edukasi berkelanjutan kepada para siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan dapat dirawat bersama oleh adik-adik,” ujarnya.
KKN Universitas Uluwiyah Mojokerto Juga Lakukan Sosialisasi
Selain penanaman, rangkaian acara juga diisi dengan sosialisasi cinta lingkungan yang dikemas secara interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan, memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta manfaat pohon bagi kehidupan.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka terlibat langsung dalam proses menanam, mulai dari menggali tanah dan menanam bibit pohon. Guru pendamping juga memberikan arahan agar siswa memahami cara merawat pohon dengan baik.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini dan berharap gerakan serupa dapat terus berlanjut.
“Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan reboisasi dan edukasi lingkungan oleh teman-teman KKN Tematik Universitas Uluwiyah ini. Semoga dapat membentuk karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap alam,” ungkap salah satu perwakilan guru.
Dengan terlaksananya gerakan reboisasi dan sosialisasi cinta lingkungan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih hijau sekaligus membangun generasi muda yang memiliki kesadaran ekologis demi keberlangsungan bumi di masa depan.
Editor berita: Ririn W.
