
Teknologi, Kabarterdepan.com – Samsung semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam dukungan perangkat lunak untuk ponsel Android. Setelah sebelumnya memberikan tujuh tahun pembaruan Android OS untuk flagship seperti Galaxy S24 dan S25 series, kini Samsung menghadirkan kebijakan enam tahun pembaruan Android untuk beberapa ponsel kelas menengah dan terjangkau yang baru dirilis.
Langkah ini menjadikan Samsung sebagai salah satu produsen ponsel dengan kebijakan dukungan perangkat lunak terbaik, hanya bersaing dengan Google yang memberikan kebijakan serupa untuk lini Pixel. Namun, perbedaan mulai terlihat jelas ketika membandingkan Samsung dengan merek Android lainnya, terutama untuk ponsel dengan harga lebih terjangkau.
Ponsel Samsung yang Mendapatkan Pembaruan Android Selama 6 Tahun
Samsung kini menawarkan enam tahun pembaruan sistem operasi untuk beberapa ponsel terbaru di kelas menengah dan entry-level. Berikut adalah daftar perangkat yang dipastikan akan menerima enam pembaruan besar Android:
- Galaxy A56 5G
- Galaxy A36 5G
- Galaxy A26 5G
- Galaxy A16
- Galaxy A16 5G
- Galaxy M16 5G
Semua model ini akan menerima pembaruan One UI dan Android hingga enam tahun ke depan, serta pembaruan keamanan dalam jangka waktu yang sama.
Detail Pembaruan:
- Galaxy A56, A36, A26, dan M16 hadir dengan One UI 7 berbasis Android 15. Ini berarti mereka akan mendapatkan pembaruan hingga Android 21.
- Galaxy A16 dan A16 5G menggunakan Android 14 saat peluncuran, sehingga hanya mendapatkan hingga Android 20.
Samsung Semakin Unggul dalam Dukungan Perangkat Lunak
Samsung dulu sempat dikritik karena kebijakan pembaruannya yang terbatas, di mana sebagian besar perangkat hanya menerima dua pembaruan Android utama. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini melakukan perombakan besar dalam strategi perangkat lunaknya.
- 2022 menjadi tahun perubahan besar ketika Samsung mengumumkan empat tahun pembaruan OS untuk flagship dan beberapa ponsel kelas menengah. Kebijakan ini membuat Samsung lebih unggul dibanding sebagian besar merek lain, meskipun masih tertinggal dari Google yang sudah lebih dulu menawarkan lima tahun pembaruan Android.
- 2023, Samsung meningkatkan lagi standar industri dengan mengumumkan Galaxy S24 series yang mendapatkan tujuh tahun pembaruan Android, menyamai Google Pixel. Ini menjadikan Samsung sebagai pilihan utama bagi pengguna yang mencari ponsel dengan dukungan perangkat lunak jangka panjang.
- 2024, kebijakan pembaruan panjang tidak lagi eksklusif untuk flagship. Galaxy A16 menjadi ponsel kelas menengah pertama yang dijanjikan enam pembaruan besar Android, sebelum kebijakan ini diperluas ke lebih banyak model.
Dampak Kebijakan Ini di Pasar Android
Dengan memperpanjang masa dukungan perangkat lunaknya, Samsung secara langsung memberikan tekanan kepada merek-merek Android lain. Saat ini, sebagian besar produsen Android hanya menawarkan hingga empat tahun pembaruan OS.
- Oppo adalah satu-satunya merek lain yang menawarkan lima tahun pembaruan OS, tetapi ini hanya berlaku untuk ponsel flagship mereka.
- Merek-merek lain seperti Xiaomi, Vivo, dan Realme masih tertinggal dalam aspek ini.
Samsung yang memberikan enam tahun pembaruan Android untuk ponsel kelas menengah dan entry-level membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna yang menginginkan ponsel tahan lama tanpa harus membeli flagship.
Dengan langkah ini, Samsung tidak hanya mempertahankan reputasinya sebagai pemimpin dalam dukungan perangkat lunak Android, tetapi juga berpotensi meningkatkan pangsa pasar di segmen ponsel kelas menengah dan terjangkau. Jika merek-merek lain tidak segera menyesuaikan kebijakan mereka, Samsung bisa semakin mendominasi pasar Android dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Samsung sekali lagi membuktikan diri sebagai pemimpin dalam ekosistem Android, tidak hanya dalam inovasi perangkat keras tetapi juga dalam dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Dengan kebijakan enam tahun pembaruan Android untuk ponsel kelas menengah dan terjangkau, Samsung menghadirkan nilai lebih bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan masa pakai lebih lama tanpa harus membeli flagship.
Keputusan ini juga bisa menjadi pemicu bagi merek Android lain untuk meningkatkan dukungan perangkat lunak, demi tetap kompetitif di pasar yang semakin menuntut pembaruan jangka panjang.
Bagi pengguna, kebijakan ini jelas menguntungkan. Dengan lebih banyak pilihan ponsel yang mendapatkan dukungan jangka panjang, kini konsumen dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa mengorbankan pembaruan sistem dan keamanan. (*)
