
Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyimpan Potensi Keindahan Alam yang mengagumkan,Sudah tau Sampuran (air terjun) sibanggor Julu?
Bila anda mengunjungi Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM), anda akan disuguhkan keindahan rumah-rumah penduduk yang masih tradisional dengan atap rumah terbuat dari ijuk.
Ijuk merupakan bahan alami berupa serat yang dihasilkan oleh pangkal pelepah enau (arenga pinnata) yaitu sejenis tumbuhan bangsa palma.
Selain keunikan dari rumah penduduk, Sibanggor julu juga menyimpan keindahan alam yang masih terjaga yakni Sampuran (air terjun).
Bila ingin mencapai Sampuran ini, kita diharuskan berjalan kaki lebih kurang 45 menit menelusuri perkebunan dan hutan yang berada di pegunungan puncak Sorik Marapi.
Sedikit lelah memang, namun sesampainya di lokasi semua lelah akan terbayar.
Sampuran yang berada di Sibanggor Julu ini memiliki ketinggian kurang lebih 12 meter, dan memiliki keunikan tersendiri dari air terjun biasanya.
Air terjun di Sibanggor Julu memiliki kandungan balerang dan hangat airnya, sehingga diyakini dapat mengobati berbagai penyakit, khususnya penyakit kulit.
Selain airnya, di sekitar air terjun kita di suguhkan panorama alam yang indah, dengan keindahan bebatuan dan pancaran air yang bisa menjadi 2 warna (hijau dan biru), cocok untuk yang hobi berswa foto atau fotografi.
“Air di sampuran ini pancaran ainya bisa menjadi dua warna bahkan biasa jadi 3 warna,yakni Biru hijau dan putih.”ungkap Ali Umri kepada wartawan Kabar terdepan Sabtu (4/1/2025).
Ali Umri yang merupakan penanggung jawab pengelolaan Sampuran juga mengatakan, pengunjung yang ingin ke tempat ini juga dikenakan kontribusi.
“Ada biaya pendampingan,penunjuk jalan sekitar lima belas ribu,dan parkir,” ujarnya.
Masih kata Ali Umri, pengunjung dilarang berbuat macam-macam,dan menjaga lokasi.
“Untuk pengunjung dilarang berbuat yang melanggar asusila, adat dan agama serta menjaga bebatuan dari coretan-coretan,” pungkasnya. (Suhartono)
