Sambangi Warga Danunegaran, Wali Kota Yogyakarta Ingatkan Warga 

Avatar of Redaksi
IMG 20250308 WA0087
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat bersama warga Danunegaran, Kota Yogyakarta, Sabtu (8/3/2025). (Humas Pemkot Yogyakarta) 

Yogyakarta, Kabarterdepan.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo berharap warga dapat menahan diri agar tidak membuang sampah ke depo.

Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan warga di Kelurahan Danunegaran di Gedung Aisyiyah pada Sabtu (8/3/2025).

Hasto juga meminta agar sampah yang masih memiliki nilai guna agar bisa dibawa ke bank sampah dan memanfaatkan ember tumpuk untuk makanan sisa agar bisa terolah di setiap rumah.

“Untuk sisa makanan, dapat menggunakan ember tumpuk atau teknologi biopori yang sederhana namun efektif dalam mengurangi sampah yang dibuang,” ujar Hasto

Berbagai langkah konkret juga sudah dilakukan antara lain melakukan perbaikan dan revitalisasi di depo sampah melalui pembangunan saluran resapan serta fasilitas cuci tangan dengan bekerjasama bersama PDAM.

“Taman di sekitar Depo THR juga akan diperindah agar lingkungan tetap asri dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat,” tambahnya.

Pemkot Yogyakarta juga mengeluarkan kebijakan baru dengan mengumpulkan sampah melalui peng gerobak di masing-masing RW sebelum diangkut ke depo.

Hal tersebut dilakukan untuk mengontrol jumlah sampah yang masuk serta memastikan pemilahan sampah dilakukan sejak dari rumah tangga.

Saat ini Pemkot Yogyakarta berupaya untuk melakukan pengadaan gerobak untuk masing-masing RW dan memakan waktu 3 hingga 4 bulan.

“Karena anggarannya dialihkan dari dana pengadaan mobil dinas untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pengalihan ini membutuhkan waktu agar sesuai dengan aturan,” kata Hasto.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk bisa bergotong royong supaya sampah tidak mencemari lingkungan melalui pengelolaan yang baik.

“Mari kita bergotong royong memastikan sampah tidak mencemari wilayah kita. Dengan pengelolaan yang lebih baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” pungkasnya.

Salah satu warga Danunegaran, Hari Sudibyo, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Yogyakarta terkait dengan pemanfaatan gerobak sampah.

Hari berharap pengelolaan sampah melalui peng gerobak bisa cepat terwujud sehingga mempercepat proses kelancaran pengelolaan sampah di masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya regulasi yang jelas dalam pelaksanaan program ini.

Regulasi yang tegas dan terarah akan membantu sistem pengelolaan sampah berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Saat pembuangan sampah melalui penggerobak harus ada regulasi yang jelas dan tegas, apa saja yang boleh diberikan ke penggerobak dan lain-lain,” kata Hari.

Dalam 100 hari kerja, Hasto berupaya serius mengatasi persoalan sampah di Yogyakarta.

Sebelumnya, Hasto juga juga telah berdiskusi meminta masukan terkait pengelolaan sampah kepada para tenaga ahli di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (8/3/2025). (Hadid Husaini)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page