IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Sahabat Sosial Berbagi Rayakan Cap Go Meh, Ajak Masyarakat Bersyukur

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
0777F501 8AF3 4029 ADC0 FBE96E97D4CB
Perayaan Cap Go Meh (Lintang/Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Komunitas Sahabat Sosial Berbagi (SSB) Mojokerto mengadakan perayaan Cap Go Meh di Rumah Rakyat Mojokerto, Sabtu (2/3/2024) pagi.

Diikuti ratusan masyarakat etnis Tionghoa, acara dimeriahkan oleh penampilan barongsai, penampilan tari hingga lagu yang menghibur para hadirin dalam acara tersebut.

Responsive Images

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dalam sambutannya mengatakan, perayaan Cap Go Meh memberikan kesempatan untuk bersyukur.

“Ketika kita berbagi dan membahagiakan orang lain maka hidup kita akan berlimpah. Orang berbagi itu orang yang pandai bersyukur,” ungkap Ali Kuncoro.

Diketahui, perayaan Cap Go Meh merupakan hari yang sangat istimewa bagi masyarakat etnis Tionghoa. Cap Go Meh adalah penutupan perayaan 15 hari setelah Tahun Baru Imlek.

Di akhir sambutannya, Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro ini juga memberikan pantun untuk menghibur para hadirin.

“Beli lampion untuk oleh-oleh, harganya Rp 50.000. Mari bergembira rayakan Cap Go Meh, jaga persatuan di tengah keberagaman,” pungkas Mas Pj.

Sementara itu, Ketua Sahabat Sosial Berbagi Bagus Majoki mengatakan, pihaknya mengadakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu sesama yang membutuhkan.

“Tujuan kita untuk membantu teman kita yang kurang mampu dengan memberikan angpao dan meringankan beban mereka juga,” jelas Bagus Majoki.

Sosok yang akrab disapa Bejo Yuki itu juga berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menciptakan kerukuran bagi antar umat beragama.

“Kita hidup rukun tanpa memandang suku, agama, dan sebagainya sehingga kita bisa bersatu, menjadi sahabat hingga saudara. Apalagi Kota Mojokerto kan kota toleransi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pemuka agama Kong Hu Cu, pemuka agama Tao, Katolik, pemuka agama Hindu, dan pemuka agama aliran kepercayaan, Ketua Gusdurian Mojokerto, Ketua Bapa Mojokerto, Ketua Sahabat Sosial Berbagi, serta donatur. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar