SAE Lapas Pemuda Madiun Sukses Panen Mentimun dan Sawi, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 08 08 at 12.28.16 40e6625a
Potret panen mentimun dan sawi di SAE Lapas Pemuda Madiun. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Madiun, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Warga binaan berhasil memanen 21 kilogram mentimun dan 15 kilogram sawi dari lahan produktif di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dalam kegiatan panen raya, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang diprioritaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Ia mendorong setiap unit kerja pemasyarakatan untuk aktif mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Pernyataan Kepala Lapas Pemuda

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyebut panen ini sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan keterampilan berbasis pertanian yang terus dikembangkan di SAE.

“Panen ini bukan sekadar hasil, tapi juga wujud nyata pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah. SAE kami kelola sebagai pusat pelatihan dan produksi dengan hasil yang langsung dirasakan,” ujarnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Jumadi, menambahkan bahwa lahan pertanian SAE telah menghasilkan berbagai komoditas hortikultura, termasuk mentimun dan sawi yang baru saja dipanen.

“Kami tidak mengejar volume besar. Yang terpenting adalah proses dan manfaatnya. Warga binaan memperoleh keterampilan yang kelak bisa menjadi bekal hidup setelah bebas. Pembinaan ini terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu warga binaan berinisial A, yang ikut terlibat, mengaku bangga bisa belajar bertani.

“Saya ikut dari awal, mulai menyiapkan lahan sampai memanen. Ini pengalaman baru yang berguna bagi saya saat kembali ke masyarakat,” katanya.

Hasil panen dari SAE sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur lapas dan sebagian lagi digunakan dalam pelatihan kewirausahaan warga binaan.

SAE Lapas Pemuda Madiun terus dikembangkan sebagai model pembinaan produktif, edukatif, dan berorientasi pada kemandirian.

Program ini selaras dengan arahan Menteri Agus Andrianto yang menekankan agar setiap lapas berkontribusi pada ketahanan pangan nasional melalui penguatan pembinaan berbasis potensi lokal. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page