
Pasaman, Kabarterdepan.com – Suasana duka masih menyelimuti Kampung Taji, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman pada Rabu (11/2/2026).
Di tengah puing bangunan yang menghitam, Bupati Pasaman Welly Suhery hadir bersama jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Syahbandar.
Kunjungan tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah. Bekas kobaran api yang melalap dua unit rumah masih tampak jelas, menyisakan kerugian besar bagi pemiliknya, Hardison dan Yendra Zumila.
Bupati Welly datang didampingi Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Ketua BAZNAS Asnil, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pasaman Asrial Arfandi Hasan, Kepala Dinas Sosial Arma Putra, Camat Lubuk Sikaping, Wali Nagari Durian Tinggi Hendra Gunawan, serta para kepala jorong.
Di hadapan keluarga korban, Welly menyampaikan rasa empati mendalam. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak akan membiarkan warganya menghadapi cobaan sendirian.
“Kami turut merasakan duka yang dialami keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali,” ujar Welly.
Ia menegaskan, bantuan yang disalurkan bukan hanya bentuk dukungan materi, tetapi juga penguatan moril agar korban segera menata kembali kehidupan pasca kebakaran.
Bantuan dari Bupati Pasaman

Bantuan yang diberikan berupa dana tunai dari BAZNAS serta paket kebutuhan dasar dari Dinas Sosial. Ketua BAZNAS menjelaskan, dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun untuk membantu warga dalam kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Dedi menyebutkan bantuan logistik mencakup perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan pokok guna meringankan beban korban dalam waktu dekat.
Wali Nagari Durian Tinggi Hendra menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah kabupaten. Kehadiran langsung pimpinan daerah dinilai memberi semangat bagi warga untuk kembali bangkit.
Usai menyerahkan bantuan di Kampung Taji, rombongan Bupati melanjutkan kunjungan ke Nagari Jambak yang juga mengalami musibah kebakaran.
Bantuan serupa kembali disalurkan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk sigap dan responsif dalam setiap situasi darurat yang menimpa masyarakat. (FajarPR)
