Rumah Penjual Kembang Api di Sleman Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

Avatar of Ahmad
Petugas kebakaraan saat memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (20/2/2026). (Damkar Sleman for kabarterdepan.com)
Petugas kebakaraan saat memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (20/2/2026). (Damkar Sleman for kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Sebuah rumah di kawasan Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kebakaran pada Sabtu (21/2/2026) sore jelang waktu berbuka puasa. Rumh tersebut milik seorang penjual kembang api.

Kasi Humas Polres Sleman AKP Salamaun menyampaikan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.00 WIB. Rumah yang terbakar diketahui milik Sdr. D.V.S. (39), warga Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

“Berdasarkan keterangan awal, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.45 WIB setelah saksi mendengar suara percikan yang diduga berasal dari kembang api yang tersimpan di dalam garasi rumah korban,” jelas Salamaun.

Sejumlah saksi di lokasi, yakni Sdri. D.K.D. (40), Sdr. R.P. (45), dan Sdr. J.P. (60), segera mendatangi sumber api dan bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran karena Korsleting Listrik

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polresta Sleman, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang rumah, tepatnya di area yang terdapat sejumlah peralatan elektronik seperti kulkas, magicom, dan kipas angin.

Selain bangunan rumah, dua unit sepeda motor, satu unit mesin jahit, dua unit kulkas, serta sekitar 30 ekor burung peliharaan (dagangan) turut terdampak kebakaran.

Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan seluas kurang lebih 50 meter persegi hangus terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Salamun menyampaikan korban diketahui sehari-hari berprofesi sebagai pedagang pakan burung dan ternak, serta berjualan kembang api musiman di wilayah Pasar Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

IMG 20260222 WA0003
Kondisi rumah usai terbakar

Petugas Operasional Damkar Sleman Reza Apriyanto, menambahkan laporan pertama diterima sekitar pukul 16.27 WIB setelah pelapor melihat percikan api dari instalasi listrik rumah.

“Kejadian pukul 16.27 WIB. Pelapor melihat percikan api dari instalasi listrik rumah terjadi korsleting listrik di tempat penyimpanan dagangan petasan atau kembang api yang membesar, selanjutnya menghubungi Damkar Sleman,” ujarnya.

Kembang Api Ikut Terbakar

Api kemudian membesar dan merembet ke bagian depan rumah hingga membakar sejumlah kembang api sisa dagangan yang disimpan di garasi.

Jenis kembang api yang terbakar antara lain kembang api kawat, air mancur, gangsing, serta bola tembak. Percikan dari kembang api tersebut sempat menimbulkan letupan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Damkar Sleman mengerahkan tiga tangki air untuk memadamkan api. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 90 menit hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB.

Reza menyampaikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page