IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Ruangan Kelas SD di Mojokerto Roboh, Kantin dan Gudang Disulap Jadi Tempat Belajar

RUSAK : Ruangan kelas di SDN Ngingasrembyong Kabupaten Sooko belum bisa difungsikan. (erix/kabarterdepan.com)
RUSAK : Ruangan kelas di SDN Ngingasrembyong Kabupaten Sooko belum bisa difungsikan. (erix/kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Siswa kelas 5 dan 6 SDN Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto untuk sementara waktu mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kantin dan gudang yang disulap jadi kelas.

Kondisi itu dikarenakan ruangan kelas 5 dan 6 yang roboh akibat hujan deras pada 22 Desember 2023 yang lalu belum direnovasi.

Responsive Images

Meski dengan keterbatasan tempat, namun tidak mengurangi semangat para siswa dalam menuntut ilmu.

Kepala SDN Ngingasrembyong, Sujono mengatakan, KBM tetap berjalan meskipun beberapa ruangan roboh. Untuk ruangan kelas 6 yang mengalami kerusakan parah, siswanya menempati gudang yang disulap sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.

“Yang roboh dan mengalami kerusakan parah terkena angin saat hujan deras itu ada ruangan kelas 5, kelas 6, dan ruangan guru. Untuk saat ini Alhamdulillah pembelajaran masih bisa berjalan. Kita gunakan ruangan gudang untuk murid kelas 6, barang-barang yang ada di dalam gudang kita keluarkan untuk di pakai ruangan kelas 6,” ucap Sujono, Kamis (4/1/2024).

Sujono, Kepala SDN Ngingasrembyong
Sujono, Kepala SDN Ngingasrembyong

Sementara untuk murid kelas 5, imbuh Sujono, menempati kantin sekolah. Dirinya memanfaatkan ruangan-ruangan yang bisa difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar contohnya gudang dan kantin.

“Untuk saat ini ruangan guru kita pindah ke ruangan kelas 2. Jadi murid kelas 1 dan murid kelas 2 dijadikan satu. Cuma diberi batas papan kayu (sekat) dan pintu,” jelas Sujono.

Sujono menambahkan, renovasi terakhir di SDN Ngingasrembyong terjadi di tahun 2014. Beberapa yang direnovasi antara lain ruang kelas 5, kelas 6, ruang guru, ruang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dan ruang olahraga. Saat ini yang mengalami kerusakan parah di ruangan kelas 6, kelas 5, dan ruangan guru.

“Dulu di ruang perpustakaan juga mengalami kerusakan di bagian atap, namun kita perbaiki sendiri memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Alhamdulillah masih bisa digunakan sampai sekarang,” imbuhnya.

Sujono mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sudah meninjau SDN Ngingasrembyong. Ia berharap bantuan dari pemerintah segera terealisasi untuk merenovasi atau membangun dua ruangan kelas tersebut sehingga KBM di SDN Ngingasrembyong bisa normal kembali. (*)

Responsive Images

Tinggalkan komentar