Ridwan Syarif resmi Sandang Gelar Datuk Majo Kayo

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241229 160322
Acara adat alek Nagari Batagak Penghulu Pasukan Chaniago kaum Datuk Majo kayo. (Andikaputra/Dharmasraya/kabarterdepan.com)

Dharmasraya, kabarterdepan- Nagari Sialang Gaung, kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menggelar acara adat Alek Nagari Batagak Penghulu Pasukuan Chaniago kaum Datuk majo kayo, Minggu (29/12/2024).

Acara sakral ini mengukuhkan gelar Datuk Majo Kayo kepada Ridwan Syarif, S.Ag, sebagai penghulu baru di suku Chaniago tersebut. Turut menghadiri berbagai tokoh ninik mamak, serta tokoh-tokoh penting yang ada di Kecamatan Koto Baru khususnya Nagari Sialang Gaung.

Selamat mengembankan amanah yang tertuju kepada Ridwan Syarif, yang telah resmi menyandang gelar Datuak Majo Kayo dari Suku Chaniago

“Kami berharap penghulu yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, saya percaya Ridwan Syarif mampu membimbing masyarakat Nagari khusunya cucu kemenakan suku Chaniago,” ujar Poni selaku kemenakan.

Poni juga menyampaikan, apresiasi terhadap masyarakat yang terus menjaga tradisi adat Minangkabau sebagai bagian dari identitas budaya.

Disamping itu Ridwan Syarif, juga mengimbau untuk mengawali langkahnya dengan niat baik.

“Kita bangun kerjasama, kita bangun persamaan pandangan, kita perkecil perbedaan,” terangnya.

“Hari ini serbuan berbagai pengaruh yang dapat mendegradasi adat yang bersandikan syara”, syara” bersandikan kitabullah harus terus menerus kita dengung dan kampanyekan tanpa lelah terhadap cucu kemanakan,” ungkap Ridwan Syarif

Ia melanjutkan, Ninik mamak atau penghulu memang benteng pertahanan kaum. Tapi apalah daya seorang penghulu bila usaha itu tidak didukung oleh cucu kemenakan.

“Besarnya seorang penghulu karena “gadang di Lambuak, tinggi di anjuang” oleh cucu kemenakan,” tutupnya.

Acara ini berlangsung meriah, diawali dengan prosesi adat Minangkabau yang melibatkan tokoh-tokoh ninik mamak dan masyarakat setempat.

Dan juga Para tamu undangan disambut dengan tari pasambahan dan alunan musik tradisional Minang yang menambah kekhidmatan suasana. (Dicka)

Responsive Images

You cannot copy content of this page