Revitalisasi Pasar Margalela Sampang: Dari Bangunan Mangkrak Kini Jadi Pusat Pecinta Burung dan UMKM

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250816 204906
Lomba burung yang diadakan di Pasar Margalela dalam rangka launching Pasar Burung Margalela (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Pasar Margalela yang berlokasi di Jalan Syamsul Arifin, Sampang, yang sebelumnya dikenal sepi dan dianggap mangkrak oleh sebagian masyarakat, kini bertransformasi menjadi pusat keramaian baru.

Melalui inisiatif Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Chairijah, sebagian area pasar disulap menjadi pasar burung, yang sukses menarik minat para pecinta satwa sekaligus menghidupkan kembali roda perekonomian di lokasi tersebut.

Kepala Diskopindag Sampang, Chairijah, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset daerah yang kurang produktif.

Menurutnya, kondisi Pasar Margalela yang lama terbengkalai menuntut adanya inovasi untuk menarik kembali minat pengunjung dan pedagang. Penambahan zona pasar burung secara spesifik ditujukan untuk menciptakan magnet bagi segmen pengunjung baru.

“Kami berinisiatif menjadikan sebagian dari Pasar Margalela menjadi pasar burung agar pasar tersebut jauh lebih hidup. Sebelumnya tempat itu sepi dan dinilai sebagai bangunan yang mangkrak oleh beberapa masyarakat, sekarang menjadi tempat yang menarik para pecinta burung,” ujar Chairijah dalam keterangannya, Sabtu (16/8/2025)

Chairijah menekankan bahwa revitalisasi ini tidak menghilangkan fungsi utama pasar sebagai penyedia kebutuhan pokok, melainkan memperkayanya dengan fungsi rekreasi dan kuliner.

Konsep zonasi yang diterapkan membagi area pasar menjadi tiga bagian yang saling melengkapi: pasar sayur tradisional, sentra produk dan kuliner UMKM, serta pasar burung. Model terpadu ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang unik dan lengkap bagi seluruh anggota keluarga.

“Bukan serta merta seluruh pasar digunakan untuk pasar burung, tetapi kita membagi tempat untuk Pasar Sayur, Pasar UMKM, dan Pasar Burung. Jadi Sampang mempunyai pasar yang memiliki daya tarik tersendiri. Kalau lapar tinggal pesan di tempat pasar UMKM, sementara jika ibu-ibu berbelanja, suaminya bisa melihat-lihat di pasar burung sembari menunggu,” paparnya.

Melalui model pasar terpadu ini, Diskopindag Sampang optimistis Pasar Margalela akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal. Peningkatan kunjungan dan perputaran transaksi di pasar tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sampang. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page