IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Realisasi APBD 2023 Grobogan Capai 94,50 Persen

Avatar of Redaksi
Wakil Bupati Grobogan Buang Pujiyanto saat membacakan pertanggungjawaban LKPJ. (Masrikin/kabarterdepan.com)
Wakil Bupati Grobogan Buang Pujiyanto saat membacakan pertanggungjawaban LKPJ. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com- Sidang paripurna pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Grobogan terkait anggaran 2023 digelar di gedung DPRD pada Rabu (20/3/24)

Sidang paripurna yang ke-3 tersebut diawali dengan penjelasan Realisasi belanja APBD Grobogan tahun 2023 yang terealisasi 94,50 persen dari alokasi sebesar Rp 2.818.998.277.220.

Responsive Images

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto dalam sidang Paripurna tersebut.

Secara rinci dikatakan Bambang, komposisi belanja operasional sebesar 69,44 persen, belanja modal 13,66 persen, belanja transfer 16,45 persen, dan belanja tidak terduga sebesar 0,45 persen dari total realisasi belanja daerah.

Sedangkan dalam target pendapatan daerah tahun 2023 lalu sebesar Rp 2.672.717.507.285 telah terealisasi sebesar 99,88 persen.

Direalisasikan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 16,21 persen, pendapatan transfer sebesar 83,53 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah ssebesar 0,26 persen.

Lebih lanjut, dari pembiayaan netto sebesar Rp 145.968.775.885, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2023 sebesar Rp 151.489.829.021

”Berdasarkan perhitungan realisasi APBD Tahun 2023, terdapat Surplus sebesar Rp 5.521.053.136,” terang Bambang.

Lebih lanjut, secara keseluruhan, hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan di Tahun Anggaran 2023, meliputi program, kegiatan dan realisasinya, serta tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun sebelumnya, tertuang dalam buku II LKPJ.

”Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Grobogan menerima tugas pembantuan dari Pemerintah melalui Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terserap sebesar 95,92 persen dari total anggaran sebesar Rp 12.234.718.000,” ungkapnya.

Wakil Bupati menegaskan, seluruh program kegiatan tahun 2023 telah selesai dilaksanakan, oleh Organisasi Perangkat Daerah, meningkatkan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Setempat oleh Disperakim, Ketersediaan Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas oleh Dinas Pertanian dan Penanganan Pasca Bencana Kabupaten/Kota dan lainnya oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah.

Di akhir penjelasannya, pihaknya menyadari dalam isi pokok LKPJ masih terdapat beberapa kendala dan tantangan yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian kinerja ditahun 2023

“Dari beberapa kendala dan tantangan yang ada dengan semangat kebersamaan, maka tatanan kehidupan masyarakat pada umumnya dapat berlangsung dalam suasana yang harmonis dan kondusif,” pungkasnya.(kin)

Responsive Images

Tinggalkan komentar